Lavrov: Seruan Damai Poroshenko Lebih Mirip Ultimatum

Minggu, 22 Juni 2014 - 19:57 WIB
Lavrov: Seruan Damai...
Lavrov: Seruan Damai Poroshenko Lebih Mirip Ultimatum
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Segei Lavrov menyatakan, dirinya lebih melihat seruan damai yang diutarakan oleh presiden Ukraina, Petro Poroshenko pada separatis pro-Rusia, tak ubahnya sebagai ultimatum.

Menurut Lavrov, dalam rencana perundingan damai yang diajukan oleh Poroshenko itu terdapat beberapa hal yang sifatnya memaksa, dan memiliki efek menghukum bila orang tidak menjalankan ketentuan tersebut.

“Intinya adalah tentang semua orang yang tidak sejalan dengan pemerintah saat ini, dan bagaimana cara pemerintah untuk memaksa mereka (separatis) untuk meletakan senjata mereka,” ungkap Lavrov. Seperti dilansir Itar-tas, Minggu (22/6/2014).

“Jika mereka tidak mau, mereka harus meninggalkan Ukraina atau bila memang mereka tidak terbukti melakukan kejahatan berat, maka mereka akan mendapatkan pengampunan dari pemerintah,” Lavrov menambahkan.

Lavrov menyatakan, hal kunci untuk memulai dialog damai belum tersentuh oleh pihak Ukraina dan tidak sesuai dengan apa yang dibicarakan oleh Poroshenko dengan presiden Rusia, Vladimir Putin di Normandia beberapa waktu lalu.

Pihak Rusia, baik melalui Putin ataupun Lavrov menyatakan, hal kunci dalam upaya dialog damai ini adalah penghentian operasi militer yang dilakukan Ukraina dan dimulainya gencatan senjata oleh kedua belah pihak.

Dia melihat saat ini, Poroshenko telah menyatakan gencatan damai namun fakta di lapangan menunjukan sesuatu yang berbeda. Menurut Rusia, pihak Ukraina masih terus melakukan penyerangan.

"Kami sangat khawatir dengan fakta yang menunjukan secara bersamaan dengan pengumuman rencana perdamaian, operasi militer telah ditingkatkan oleh pemerintah Ukraina, yang mengakibatkan korban luka di pihak Rusia," ungkap Lavrov.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
35 menit yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
1 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
1 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
2 jam yang lalu
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved