Tak Berhijab Saat Menonton Piala Dunia, Wanita Iran Dikecam
Kamis, 19 Juni 2014 - 18:34 WIB
Tak Berhijab Saat Menonton Piala Dunia, Wanita Iran Dikecam
A
A
A
TEHERAN - Para wanita Iran yang menyaksikan tim kesayangan mereka di Piala Dunia 2014, Brazil, mendapat banyak kecaman, terutama dari para pejabat pemerintaha Iran. Hal tersebut dikarenakan mereka kepergok tidak menggunakan hijab, seperti yang sudah diwajibkan oleh pemerintah Iran.
Melansir AL Arabiya, Kamis (19/6/2014), komentar mengenai para wanita Iran itu pun tidak hanya muncul dari para warga Iran yang menjunjung tinggai nilai keIslaman, komentar itu juga datang dari salah seorang presenter acara olahraga BBC, Jeremy Bowen.
“Iran vs Nigeria, para wanita Iran tidak menggunakan hijab, bergaya layaknya orang Brazil. Namun, mereka tetap melambaikan bendera Republik Islam,” ungkap Bowen melalui akun Twitter pribadinya.
Pihak parlemen Iran sendiri sudah memberikan peringatan keras kepada para wanita yang ingin menyaksikan pertandingan Iran langsung di Brazil. Mereka tetap diwajibkan menggenakan hijab saat berada di Negeri Samba.
Bahkan, menurut salah satu media lokal, pemerintah Iran telah mengirimkan anggota parlemen ke Brazil untuk memantau prilaku fans Iran yang berada di sana. Negara tersebut sebelumnya juga telah memperingatkan para fans, terutama wanita untuk tidak pergi ke Brazil untuk menghindari hal-hal yang dilarang agama.
Presiden Iran, Hasan Rouhani sendiri menyatakan saat ini dirinya telah memerintahkan penyelidikan mengenai apakah wanita diperbolehkan menonton langsung di stadion atau tidak. Menurut hukum Iran saat ini, wanita yang menonton bola di stadion dianggap melanggar hukum.
Melansir AL Arabiya, Kamis (19/6/2014), komentar mengenai para wanita Iran itu pun tidak hanya muncul dari para warga Iran yang menjunjung tinggai nilai keIslaman, komentar itu juga datang dari salah seorang presenter acara olahraga BBC, Jeremy Bowen.
“Iran vs Nigeria, para wanita Iran tidak menggunakan hijab, bergaya layaknya orang Brazil. Namun, mereka tetap melambaikan bendera Republik Islam,” ungkap Bowen melalui akun Twitter pribadinya.
Pihak parlemen Iran sendiri sudah memberikan peringatan keras kepada para wanita yang ingin menyaksikan pertandingan Iran langsung di Brazil. Mereka tetap diwajibkan menggenakan hijab saat berada di Negeri Samba.
Bahkan, menurut salah satu media lokal, pemerintah Iran telah mengirimkan anggota parlemen ke Brazil untuk memantau prilaku fans Iran yang berada di sana. Negara tersebut sebelumnya juga telah memperingatkan para fans, terutama wanita untuk tidak pergi ke Brazil untuk menghindari hal-hal yang dilarang agama.
Presiden Iran, Hasan Rouhani sendiri menyatakan saat ini dirinya telah memerintahkan penyelidikan mengenai apakah wanita diperbolehkan menonton langsung di stadion atau tidak. Menurut hukum Iran saat ini, wanita yang menonton bola di stadion dianggap melanggar hukum.
(esn)