Inmarsat Klaim Temukan Titik Jatuhnya MH370

Selasa, 17 Juni 2014 - 15:59 WIB
Inmarsat Klaim Temukan...
Inmarsat Klaim Temukan Titik Jatuhnya MH370
A A A
LONDON - Pihak satelit Inmarsat, Inggris, mengklaim telah menemukan “hotspot” atau titik area jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di kawasan Samudera Hindia. Pihak Inmarsat menyatakan, ilmuwan mereka resmi telah menunjuk area yang diyakni sebagai lokasi jatuhnya pesawat MH370.

Sebaliknya, pencarian pesawat MH370 telah ditunda sebentar, dan kapal-kapal pencari pesawat MH370 sedang memetakan area pencarian di Samudera Hindia. (Baca: Genap 100 Hari Dunia Kehilangan MH370)

Temuan terbaru satelit Inmarsat itu akan menjadi kunci dalam menemukan puing atau bangkai pesawat pembawa 239 orang yang hilang misterius sejak 8 Maret 2014. Kendati demikian, temuan itu masih perlu diteliti lebih lanjut oleh tim pencari pesawat MH370 yang dipimpin Australia. (Baca juga: Klaim Baru, MH370 Bukan Kecelakaan tapi Kesengajaan)

Pemerintah Australia sendiri diharapkan segera mengumumkan lokasi temuan baru itu. Selama ini data satelit Inmarsat dipercaya dalam pencarian pesawat MH370. Malaysia sendiri menyimpulkan pesawat MH370 jatuh di Samudera Hindia selatan juga berdasarkan data Inmarsat.

Data Inmarsat terbaru itu telah diakses BBC Horizon dalam sebuah dokumeneter. Chris Ashton perwakilan dari Inmarsat membenarkan temuan “hotspot” terbaru itu.”Meskipun lokasi itu tidak berarti lokasi yang realistis, tapi itu melebihi peluang tertinggi,” kata Asthon, seperti dikutip Mirror, Selasa (17/6/2014).

Perusahaan satelit yang berbasis di Inggris itu menggunakan data mereka untuk menganalisis serangkaian busur, di mana sistem yang dibangun bisa menjalin kontak dengan pesawat yang jatuh di Samudera Hindia.

”Kita bisa mengidentifikasi jalan yang sama persis dengan semua pengukuran frekuensi dan pengukuran waktu akhir di lokasi tertentu. Yang kemudian kita menentukan semacam area hotspot pada busur terakhir, di mana kami percaya itu daerah yang paling mungkin (sebagai lokasi jatuhnya pesawat MH370),” ujar Ashton.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
42 menit yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
1 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
3 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 jam yang lalu
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
5 jam yang lalu
Infografis
Arkeolog Temukan Wajah...
Arkeolog Temukan Wajah Asli Pribumi Eropa Barat dari dalam Gua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved