Netanyahu: Tiga Pemuda Israel Diculik Teroris
Minggu, 15 Juni 2014 - 15:49 WIB
Netanyahu: Tiga Pemuda Israel Diculik Teroris
A
A
A
TEL AVIV - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dengan tegas menyatakan, tiga pemuda Israel yang hilang di Tepi Barat merupakan korban penculikan oleh sebuah kelompok teroris.
"Orang-orang muda kami telah diculik oleh sebuah organisasi teror, tidak ada keraguan tentang itu," tegas Netanyahu. “Mereka adalah korban penculik, dan mereka diculik oleh kelompok teror,” ungkap Netanyahu.
Melansir Channel News Asia, Minggu (15/6/2014), Netanyahu meminta kepada pemerintah Palestina yang baru untuk bertanggung jawab dan membantu mereka menemukan tiga pemuda tersebut. Netanyahu mengatakan, ia menempatkan tanggung jawab atas keselamatan tiga pemuda yang salah satu memiliki paspor Amerika Serikat di pundak Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Otoritas Palestina-nya.
"Kami melihat Abu Mazen (Abbas) dan Otoritas Palestina bertanggung jawab untuk setiap serangan terhadap Israel yang berasal dari wilayah mereka, apakah itu dari Yudea dan Samaria, atau dari Jalur Gaza,” ungkap Netanyahu.
Meskipun militan Palestina telah dicurigai pihak Israel, namun sebuah pernyataan yang diposting di media sosial, menyatakan kelompok militan Islam Irak dan Levant (ISIL/ISIS) mengklaim sebagai penculik tiga remaja Israel tersebut. Tapi, klaim itu diragukan, terlebih tidak ada pernyataan serupa di website ISIL.
"Orang-orang muda kami telah diculik oleh sebuah organisasi teror, tidak ada keraguan tentang itu," tegas Netanyahu. “Mereka adalah korban penculik, dan mereka diculik oleh kelompok teror,” ungkap Netanyahu.
Melansir Channel News Asia, Minggu (15/6/2014), Netanyahu meminta kepada pemerintah Palestina yang baru untuk bertanggung jawab dan membantu mereka menemukan tiga pemuda tersebut. Netanyahu mengatakan, ia menempatkan tanggung jawab atas keselamatan tiga pemuda yang salah satu memiliki paspor Amerika Serikat di pundak Presiden Palestina Mahmud Abbas dan Otoritas Palestina-nya.
"Kami melihat Abu Mazen (Abbas) dan Otoritas Palestina bertanggung jawab untuk setiap serangan terhadap Israel yang berasal dari wilayah mereka, apakah itu dari Yudea dan Samaria, atau dari Jalur Gaza,” ungkap Netanyahu.
Meskipun militan Palestina telah dicurigai pihak Israel, namun sebuah pernyataan yang diposting di media sosial, menyatakan kelompok militan Islam Irak dan Levant (ISIL/ISIS) mengklaim sebagai penculik tiga remaja Israel tersebut. Tapi, klaim itu diragukan, terlebih tidak ada pernyataan serupa di website ISIL.
(esn)