Efek Kudeta, Australia Hentikan Kerjasama dengan Thailand

Sabtu, 31 Mei 2014 - 14:06 WIB
Efek Kudeta, Australia...
Efek Kudeta, Australia Hentikan Kerjasama dengan Thailand
A A A
SYDNEY - Efek kudeta di Thailand kembali membawa kerugian bagi Negeri Gajah Putih. Setelah sebelumnya Amerika Serikat memutuskan hubungan kerjasama di bidang militer, kali ini giliran Negeri Kanguru, Australia melakukan hal yang sama.

Melansir Reuters, Sabtu (31/5/2014), Australia memberlakukan larangan kunjugan para petinggi militer Thailand ke negara mereka dan memutuskan hubungan kerjasama di bidang militer antar kedua negara.

"Sejalan dengan keprihatinan kami, Australia akan mengurangi hubungan dengan pihak dengan militer Thailand dan akan mulai mengurangi interaksi dengan pimpinan militer Thailand," ungkap Menteri Luar Negeri Julie Bishop dan Menteri Pertahanan Australia, David Johnston mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama.

“Pemerintah Australia akan mencoba memanggil militer Thailand dan meminta mereka untuk menghentikan kudeta dan mengembalikan demokrasi ke negara mereka, dan membebaskan para tahanan politik, serta menghormati Hak Asasi Manusia,” lanjut pernyataan tersebut.

Pemerintah Australia menyatakan, hingga saat ini mereka terus memantau situasi di Thailand. Bila situasi sudah mulai membaik, mereka menegaskan akan sesegera mungkin kembali menstabilkan hubungan antara kedua negara.
(esn)
Berita Terkait
Bea Cukai Thailand Sita...
Bea Cukai Thailand Sita Ratusan Kilogram Narkoba
Perbandingan Harga Mitsubishi...
Perbandingan Harga Mitsubishi Pajero Sport di Indonesia, Thailand, Filipina dan Australia
Arab, Thailand, Australia...
Arab, Thailand, Australia dan Indonesia Mulai Suka Mobil China
Thailand Lolos ke Final...
Thailand Lolos ke Final Piala AFF U-19 usai Pulangkan Australia
Thailand-Australia Aja...
Thailand-Australia Aja Garap Produk Halal, Sayang Jika Dilewatkan Indonesia
Perbandingan Harga Toyota...
Perbandingan Harga Toyota Fortuner di Indonesia, Australia, Thailand, dan Filipina
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
2 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
3 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved