Abaikan AS, Perancis Nekat Jual Kapal Perang ke Rusia

Jum'at, 30 Mei 2014 - 20:45 WIB
Abaikan AS, Perancis...
Abaikan AS, Perancis Nekat Jual Kapal Perang ke Rusia
A A A
PARIS - Pemerintah Perancis akan terus melangkah dengan kesepakatan kontrak terkait penjualan dua kapal perang Mistral kepada Rusia. Perancis memilih mengabaikan kemarahan Amerika Serikat (AS) yang sejak awal memprotes tindakan penjualan dua kapal perang kepada Rusia tersebut.

Kementerian Pertahanan Perancis, kepada Itar-Tass, pada Jumat (30/5/2014) menegaskan, kesepakatan penjualan dua kapal perang pengangkut helikopter tempur itu tidak akan dihentikan. Menurut kementerian itu, Perancis sepenuhnya mematuhi kewajiban kontrak yang berakhir pada bulan Oktober dan November.

Komitmen kementerian itu sekaligus menegaskan pernyaraan Presiden Perancis, Francois Hollande yang mengunjungi Berlin awal bulan ini. Menteri Luar Negeri Perancis, Laurent Fabius, telah mengumumkan bahwa kesepakatan penjualan dua kapal perang kepada Rusia telah berjalan.

”Rusia sudah membayar lebih dari setengah dari biaya kontrak, dan menurut hukum, tidak ada kemungkinan untuk berkata 'tidak ' dengan kesepakatan itu,” kata Fabius.

Kendati demikian, lanjut dia, Perancis masih mempunyai kesempatan untuk mengambil sikap atas masalah ini pada bulan Oktober nanti. ”Mari kita menunggu dan melihat situasi apa dan hukum akan menjadi seperti apa,” kata Fabius, mengacu pada sanksi Uni Eropa yang telah dijatuhkan kepada Rusia sebagai imbas atas intervensi Moskow dalam krisis di Ukraina.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
5 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved