Snowden: Saya Mata-mata Handal CIA dan NSA

Rabu, 28 Mei 2014 - 09:43 WIB
Snowden: Saya Mata-mata...
Snowden: Saya Mata-mata Handal CIA dan NSA
A A A
MOSKOW - MOSKOW- Buronan intelijen Amerika Serikat (AS), Edward Joseph Snowden,30, menyatakan bahwa dirinya mata-mata handal yang terlatih, bukan analis rendahan. Sebelum buron karena membocorkan penyadapan global Badan Keamanan Nasional (NSA), Snowden mengaku telah bekerja menyamar di luar negeri untuk CIA dan NSA.

Pengakuan itu disampaikan Snowden dalam wawancaranya dengan NBC. Menurutnya, intelijen AS lebih baik dari agen biasa dan komputer. Dia melarikan diri dari AS pada Mei 2013 dan kini bersembunyi di Rusia setelah mendapat suaka setahun dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Bocoran penyadapan global NSA dari Snowden telah mengguncang dunia. Pemerintah AS dibuat malu, karena Snowden mengungkap ulah NSA yang menyadap para pemimpin negara-negara di dunia, termasuk sekutu AS sendiri. Kanselir Jerman, Angela Merkel dan Presiden Brasil adalah salah satu korban penyadapan NSA.

Dalam sebuah wawancara yang juga dilansir BBC, Rabu (28/5/2014), Snowden mengaku ia telah dilatih sebagai mata-mata handal CIA dan NSA.”Saya tinggal dan bekerja di luar negeri, menyamar dan berpura-pura untuk bekerja untuk sebuah pekerjaan yang saya sendiri tidak tahu nama (perusahaan)-nya,” kata Snowden.

Meski jadi mata-mata handal yang mahir dengan spionase elektronik, Snowden mengaku tidak merekrut agen intelijen. ”Apa yang saya lakukan adalah saya menempatkan sistem yang bekerja untuk AS,” ujarnya.

Dan saya sudah melakukan itu di semua tingkatan dari dasar hingga ke atas. Sekarang, pemerintah (AS) mungkin menolak hal-hal ini, mereka mungkin mengarang cara tertentu dan berkata, Oh baiklah, Anda tahu dia, dia seorang analis tingkat rendah’,” ucap Snowden.

Selain pernah menyamar untuk CIA dan NSA di luar negeri, Snowden juga mengaku kuliah di Badan Intelijen Pertahanan. Sebelum melarikan diri dari AS, Snowden terakhir kali bekerja sebagai teknisi untuk Booz Allen, seorang kontraktor raksasa untuk National Security Agency (NSA).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
38 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved