Kian Kacau, MH370 Disebut Tak Tinggalkan Wilayah Malaysia

Senin, 26 Mei 2014 - 14:38 WIB
Kian Kacau, MH370 Disebut...
Kian Kacau, MH370 Disebut Tak Tinggalkan Wilayah Malaysia
A A A
KUALA LUMPUR-Informasi perihal tragedi lenyapnya pesawat Malaysia Airlines MH370 semakin kacau. Sebab, muncul laporan dari seorang kapten pilot yang menyebut pesawat itu tidak pernah meninggalkan wilayah udara Malaysia.

Kelompok internasional yang terdiri dari para keluarga penumpang pesawat MH370 mendesak Malaysia menjelaskan soal laporan itu. Laporan itu disampaikan kelompok internasional berdasarkan klaim dari kapten pilot yang tidak disebut namanya.

“Mengapa ia (kapten pilot) berpikir bahwa pesawat tidak pernah meninggalkan wilayah udara Malaysia atau berdasarkan informasi apa yang ia membuat penilaian seperti ini?” tanya kelompok internasional yang digalang keluarga dari Philip Woods, salah satu penumpang pesawat MH370 asal Amerika Sertikat, seperti dikutip The Star, Senin (26/5/2014).

Jika meninggalkan wilayah udara Malaysia, kelompok itu juga mempertanyakan mengapa tidak ada respons balik dari radar Singapura, Thailand dan Indonesia. Kekacauan informasi itu membuat mereka semakin bingung.

Kelompok ini telah mengirimkan analisis laporan pendahuluan soal tragedi MH370 via e - mail kepada Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, Wakil Perdana Menteri Australia, Warren Truss, dan perwakilan dari berbagai instansi yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan (SAR).

Pihak pemerintah Malaysia menanggapi langsung permintaan penjelasan yang dituntut kelompok internasional itu. Deputi Menteri Transportasi Malaysia, Aziz Kaprawi, mengatakan berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Australia dan China, telah mengakui analisis perusahaan satelit Inmarsat Inggris yang menunjukkan bahwa pesawat MH370 telah jatuh di Samudera Hindia.

”Data Inmarsat menunjukkan bahwa pesawat itu terbang melintasi Samudera Hindia,” kata Aziz. Pesawat tipe Boeing 777-2H6ER yang membawa 239 orang itu lenyap misterius pada pukul 01.21 waktu Malaysia setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 8 Maret 2014.

Pencarian yang dilakukan tim gabungan dari berbagai negara, yang dipimpin Australia selama dua bulan lebih tidak membuahkan hasil. Hari ini, Menteri Transportasi Malaysia, Hishammuddin Hussein menginstruksikan Departemen Penerbangan Sipil ( DCA ) untuk berdiskusi dengan Inmarsat terkait perilisan data mentah satelit itu kepada publik.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
1 jam yang lalu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
1 jam yang lalu
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
2 jam yang lalu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
2 jam yang lalu
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
3 jam yang lalu
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
4 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved