Pisah dari Ukraina, Luhansk Terapkan Darurat Militer

Kamis, 22 Mei 2014 - 17:12 WIB
Pisah dari Ukraina,...
Pisah dari Ukraina, Luhansk Terapkan Darurat Militer
A A A
LUHANSK-Republik Rakyat Luhansk (LPR) wilayah di Ukraina timur yang telah memproklamirkan kemerdekaan dari Ukraina usai referendum beberapa waktu lalu, telah menerapkan darurat militer.

Penerapan status darurat militer itu juga disertai dengan mobilisasi warga. Darurat militer diumumkan setelah terjadi bentrok antara pasukan Kiev, Ukraina dengan pasukan pertahanan diri Luhansk. (Baca: Bentrok dengan Separatis Pro-Rusia, 8 Pasukan Kiev Tewas)

”Bentrokan bersenjata antara perwakilan pasukan pertahanan diri masyarakat dan penegak hukum Ukraina berlanjut di utara Republik (Rakyat Luhansk) yang memproklamirkan diri,” bunyi pernyataan pimpinan LPR, yang dilansir Itar-Tass, Kamis (22/5/2014).

Pimpinan LPR menyatakan siap untuk duduk di meja perundingan dengan pihak Ukraina, jika pasukan Kiev berhenti melakukan operasi militer di wilayah mereka. Gubernur yang ditunjuk pimpinan LPR untuk wilayah Luhansk timur, Valery Bolotov, mengatakan, pasukan Kiev diyakini akan melakukan serangan besar menjelang pemilu presiden Ukraina 25 Mei 2014 nanti.

”Kami menuntut agar semua formasi bersenjata (Kiev) segera ditarik dari wilayah LPR,” kata Bolotov. ”Kami siap untuk melakukan pembicaraan, tetapi hanya setelah Ukraina menghentikan agresi terhadap negara kita.”

Dia menuduh pasukan Kiev telah melakukan operasi khusus dengan meneror penduduk setempat, di Luhansk. LPR juga mendesak PBB untuk mengakui kemerdekaan mereka.”Majelis Republik Rakyat Luhansk meminta Anda untuk mengakui kedaulatan dan kemerdekaan negara kita,” bunyi pernyataan LPR yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki –moon.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
40 menit yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
1 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
2 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
3 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
4 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved