Rusia Siapkan Sanksi Balasan pada Amerika

Selasa, 20 Mei 2014 - 14:46 WIB
Rusia Siapkan Sanksi...
Rusia Siapkan Sanksi Balasan pada Amerika
A A A
MOSCOW -Pemerintah Rusia telah mempersiapkan rencana untuk menjatuhkan sanksi balasan terhadap Amerika Serikat (AS). Rencana sanksi balasan itu, disampaikan Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev.

”Tentu saja, ada rencana tindakan, tergantung pada bagaimana situasi yang akan berkembang, " kata Medvedev dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Bloomberg.

AS telah menjatuhkan sanksi terhadap para petinggi Moskow, dan tokoh-tokoh pro-separatis di Ukraina timur. Sanksi itu sebagai respons AS yang menganggap Rusia terlalu intervensi atas krisis di Ukraina.

Namun, Rusia tak tinggal diam dengan sanksi yang dijatuhkan AS itu. “Kalau kita bicara skenario buruk, meskipun fakta bahwa kami keberatan dengan sanksi," ujarMedvedev, seperti dilansirItar-Tass, Selasa (20/5/2014).

"Paket kami (berupa) tindakan balasan tidak hanya mencakup langkah-langkah menuju perbaikan bertahap dari situasi di perekonomian kita, tetapi juga langkah-langkah yang mungkin menargetkan negara-negara tertentu,” lanjut Medvedev.

Selain AS, Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi terhadap para petinggi Moskow. Bahkan jaksa fenomenal Crimea Natalya Poklonskaya, juga masuk dalam daftar tokoh yang terkena sanksi. (Baca: Jaksa Cantik Crimea pun Dikenai Sanksi Uni Eropa)

Data terbaru menyebut sekitar 61 orang, baik tokoh Rusia maupun Ukraina timur telah masuk daftar yang terkena sanksi Uni Eropa. Sanksi untuk 61 orang itu akan ditinjau pada November 2014 mendatang.

Sebanyak 61 tokoh itu termasuk para tokoh baru, yakni tiga pejabat Rusia, empat pejabat Crimea dan enam pendukung Federalisasi Ukraina.

Sumber-sumber diplomatik mengatakan, minimal 10 dari 28 negara Uni Eropa menjadi negara terlarang bagi tokoh-tokoh yang dikenai sanksi. Negara-negara yang dimaksud antara lain, Austria, Bulgaria, Siprus, Finlandia, Yunani, Hungaria, Luksemburg, Malta, Portugal, dan Spanyol.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
36 menit yang lalu
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
1 jam yang lalu
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
2 jam yang lalu
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
3 jam yang lalu
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
3 jam yang lalu
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
3 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved