Inggris Protes Vonis Mati Wanita Sudan yang Dicap Murtad

Selasa, 20 Mei 2014 - 13:30 WIB
Inggris Protes Vonis...
Inggris Protes Vonis Mati Wanita Sudan yang Dicap Murtad
A A A
LONDON Pemerintah Inggris secara resmi memprotes hukuman mati yang dijatuhkan terhadap Mariam Yahya Ibrahim, 27, wanita Sudan yang dituduh pindah dari agama Islam atau murtad. Inggris mendesak Sudan untuk membatalkan hukuman pada wanita yang sedang hamil itu.

Pengadilan Sudan menjadi sorotan dunia, setelah pada bulan ini memvonis Mariam yang dituduh murtad. Namun, Mariam sendiri membantah tuduhan itu, karena dia sejak lahir beragama Kristen dan tidak pernah murtad.

Hakim pengadilan sebelumnya juga menuduh Mariam berzina, karena menikah dengan pria Kristen. Hakim telah memerintahkan agar Mariam kembali ke agama awal, namun Mariam menolak, karena tidak pernah merasa pindah agama. Hakim pengadilan itu bersikeras Mariam pada awalnya beragama Islam, dan lahir dari keluarga Muslim.

Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan, hukuman itu seperti hukuman barbar. Inggris mendesak Sudan untuk menegakkan kewajiban internasional tentang kebebasan agama atau kepercayaan setiap individu. (Baca: Nestapa Mariam, Wanita Sudan yang Dihukum Mati karena Murtad)

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Sudan, merespons protes Inggris tersebut. Sudan bersikeras, kasus yang menjerat Mariam murni masalah hukum bukan politik.

”Putusan pada wanita itu dikeluarkan oleh pengadilan di Sudan yang independen dan pemerintah tidak ikut campur di dalamnya,” kata juru bicara kementerian itu, Abu -Bakr Al – Siddiq, kepada Reuters, Selasa (20/5/2014).

Dia menegaskan, Marian masih bisa mengajukan banding di pengadilan yang lebih tinggi atas vonis mati dari hakim tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Inggris Mulai Lakukan...
Inggris Mulai Lakukan Evakuasi Besar-besaran Warganya dari Sudan
Amerika dan Inggris...
Amerika dan Inggris Kerahkan Tentara Evakuasi Warganya, Sudan Kian Memanas
385 WNI dari Sudan Tiba...
385 WNI dari Sudan Tiba di Asrama Haji Jakarta
Operasi Senyap: Pasukan...
Operasi Senyap: Pasukan Khusus Inggris Diam-diam Beroperasi di 19 Negara, Termasuk Ukraina
Siapa Pemimpin Konflik...
Siapa Pemimpin Konflik Sudan?
Pemimpin Faksi yang...
Pemimpin Faksi yang Bertikai di Sudan Setujui Gencatan Senjata 7 Hari
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
15 menit yang lalu
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
49 menit yang lalu
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
1 jam yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
2 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
3 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
4 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved