RI Minta Ada Langkah Kongkrit Pengawasan Nuklir
Senin, 19 Mei 2014 - 18:47 WIB
RI Minta Ada Langkah Kongkrit Pengawasan Nuklir
A
A
A
JAKARTA-Pemerintah Indonesia menyerukan ada langkah kongkrit dalam pengawasan dan pelucutan senjata nuklir. Seruan itu disampaikan Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty M. Natalegawa di sela-sela konferensi pelucutan nuklir di Jakarta, Senin (19/5/2014).
”Sepanjang tahun ini, sudah banyak pertemuan yang membahas mengenai penangan program nuklir dari berbagai dimensi. Namun, yang harus dipastikan saat ini, apakah semua itu menbuahkan hasil atau tidak,” ujar Marty.
”Jadi, harusnya saat ini jangan hanya menperbanyak pertemuan-pertemuan saja, tapi tidak ada hasil yang didapat dari pertemuan itu,” lanjut dia.
”Satu-satunya hal yang bisa memastikan adanya momentum untuk pengawasan nuklir adalah adanya hasil kongkrit yang didapat dari pertemuan tersebut,” imbuh Marty.
Indonesia sendiri mendapat pujian dari pihak Organisasi Larangan Uji Coba Senjata Nuklir (CTBTO) karena dianggap memiliki kesigapan dan inisiatif dalam membuat langkah kongkrit guna mengawasi dan melucuti senjata nuklir.
”Sepanjang tahun ini, sudah banyak pertemuan yang membahas mengenai penangan program nuklir dari berbagai dimensi. Namun, yang harus dipastikan saat ini, apakah semua itu menbuahkan hasil atau tidak,” ujar Marty.
”Jadi, harusnya saat ini jangan hanya menperbanyak pertemuan-pertemuan saja, tapi tidak ada hasil yang didapat dari pertemuan itu,” lanjut dia.
”Satu-satunya hal yang bisa memastikan adanya momentum untuk pengawasan nuklir adalah adanya hasil kongkrit yang didapat dari pertemuan tersebut,” imbuh Marty.
Indonesia sendiri mendapat pujian dari pihak Organisasi Larangan Uji Coba Senjata Nuklir (CTBTO) karena dianggap memiliki kesigapan dan inisiatif dalam membuat langkah kongkrit guna mengawasi dan melucuti senjata nuklir.
(mas)