Menlu Marty: Situasi Dunia Labil, Momen Pelucutan Nuklir
Senin, 19 Mei 2014 - 18:38 WIB
Menlu Marty: Situasi Dunia Labil, Momen Pelucutan Nuklir
A
A
A
JAKARTA-Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty M. Natalegawa, mengatakan, situasi dunia internasional yang saat ini labil, menjadi kesempatan untuk pengawasan dan pelucutan senjata Nuklir.
Hal itu disampaikan Marty saat ditemui Sindonews di sela-sela konferensi pelucutan nuklir di Jakarta, Senin (19/5/2014). ”Kita harus bisa memanfaatkan momentum yang ada saat ini, kalau tidak. peluang yang sudah terbuka lebar ini akan terlewat begitu saja,” kata Marty.
Menurut Marty saat ini sudah ada momentum yang tepat untuk mendorong pengesahan perjanjian pengawasan dan pelucutan senjata nuklir. Momentum yang dimaksud adalah, ketika negara-negara di dunia mulai mempertanyakan integritas beberapa negara yang sedang mengembangkan teknologi nuklir.
”Saat ini kita harus bekerja sangat ekstra keras untuk bisa memanfaatkan situasi yang ada dengan sebaik mungkin,” imbuh Menlu Marty.
Isu pelucutan senjata nuklir ramai diperbincangkan setiap forum dunia. Terutama, setelah Korea Utara beberapa kali dikabarkan sedang mempersiapkan uji coba nuklir keempat mereka. Tindakan Pyonyang itu telah mengusik rasa keamanan dunia, terutama negara-negara di dekatnya seperti Korea Selatan dan Jepang.
Hal itu disampaikan Marty saat ditemui Sindonews di sela-sela konferensi pelucutan nuklir di Jakarta, Senin (19/5/2014). ”Kita harus bisa memanfaatkan momentum yang ada saat ini, kalau tidak. peluang yang sudah terbuka lebar ini akan terlewat begitu saja,” kata Marty.
Menurut Marty saat ini sudah ada momentum yang tepat untuk mendorong pengesahan perjanjian pengawasan dan pelucutan senjata nuklir. Momentum yang dimaksud adalah, ketika negara-negara di dunia mulai mempertanyakan integritas beberapa negara yang sedang mengembangkan teknologi nuklir.
”Saat ini kita harus bekerja sangat ekstra keras untuk bisa memanfaatkan situasi yang ada dengan sebaik mungkin,” imbuh Menlu Marty.
Isu pelucutan senjata nuklir ramai diperbincangkan setiap forum dunia. Terutama, setelah Korea Utara beberapa kali dikabarkan sedang mempersiapkan uji coba nuklir keempat mereka. Tindakan Pyonyang itu telah mengusik rasa keamanan dunia, terutama negara-negara di dekatnya seperti Korea Selatan dan Jepang.
(mas)