Mesir minta bantuan AS berantas teroris
Kamis, 15 Mei 2014 - 17:39 WIB
Mesir minta bantuan AS berantas teroris
A
A
A
Sindonews.com – Abdel Fattah al–Sisi, seorang jenderal kontroversial di Mesir yang berhasil menggulingkan pemerintahan Mohamed Morsi dan merupakan calon kuat presiden Mesir yang baru, pada Kamis (15/5/2014), menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) untuk membantu memberantas terorisme dan menghindari penciptaan Afghanistan baru di Timur Tengah.
Seperti dilansir Reuters, Sisi dikabarkan kembali mengajukan bantuan kepada AS senilai USD 1,3 miliar per tahun untuk memperkuat militer Mesir, yang sempat dibekukan oleh AS paska tindakan keras yang dilakukan militer Mesir kepada para pendukung Morsi.
"Tentara Mesir sedang melakukan operasi besar di wilayah Sinai agar wilayah tersebut tidak berubah menjadi benteng para teroris yang akan mengancam negara dan membuat Mesir tidak stabil. Jika Mesir tidak stabil, maka seluruh wilayah menjadi tidak stabil," ungkap Sisi.
“Kami membutuhkan dukungan AS untuk melawan para teroris. Kami membutuhkan pelatatan militer AS untuk mendukung upaya pembersihan teroris di wilayah kami,” Sisi menambahkan.
“Barat harus benar-benar memahani dan memperhatikan peta pergerakan para teroris dan ekstrimis. Mereka sudah mulai berekspansi, dan tidak lama lagi mereka akan berada tepat di depan pintu rumah kami,” papar Sisi.
Seperti dilansir Reuters, Sisi dikabarkan kembali mengajukan bantuan kepada AS senilai USD 1,3 miliar per tahun untuk memperkuat militer Mesir, yang sempat dibekukan oleh AS paska tindakan keras yang dilakukan militer Mesir kepada para pendukung Morsi.
"Tentara Mesir sedang melakukan operasi besar di wilayah Sinai agar wilayah tersebut tidak berubah menjadi benteng para teroris yang akan mengancam negara dan membuat Mesir tidak stabil. Jika Mesir tidak stabil, maka seluruh wilayah menjadi tidak stabil," ungkap Sisi.
“Kami membutuhkan dukungan AS untuk melawan para teroris. Kami membutuhkan pelatatan militer AS untuk mendukung upaya pembersihan teroris di wilayah kami,” Sisi menambahkan.
“Barat harus benar-benar memahani dan memperhatikan peta pergerakan para teroris dan ekstrimis. Mereka sudah mulai berekspansi, dan tidak lama lagi mereka akan berada tepat di depan pintu rumah kami,” papar Sisi.
(esn)