AS klaim pasukan Rusia masih di dekat perbatasan Ukraina

Rabu, 14 Mei 2014 - 16:59 WIB
AS klaim pasukan Rusia...
AS klaim pasukan Rusia masih di dekat perbatasan Ukraina
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) pada Rabu (14/5/2014) telah merilis foto-foto satelit terbaru yang menunjukkan pasukan tempur Rusia masih siaga di dekat perbatasan Ukraina dalam beberapa hari terakhir.

Foto-foto itu bertentangan dengan pernyataan Presiden Rusia, Vladimir Putin yang menegaskan sudah tidak ada lagi pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina. Seperti diketahui, Rabu pekan lalu, Putin mengumumkan bahwa pasukan Rusia telah ditarik dari perbatasan Rusia dan Ukraina.

Para pejabat Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO sebelumnya telah menyatakan, bahwa Rusia menempatkan sekitar 40 ribu pasukan tempurnya di dekat perbatasan Ukraina. Hal itu semakin memperburuk krisis antara Rusia dengan negara-negara Barat sejak akhir Perang Dingin.

Sebelum foto terbaru itu dirilis, Departemen Luar Negeri AS pada 9 Mei 2014 menyebarkan foto-foto keberadaan peralatan tempur Rusia, seperti 20 helikopter Rusia di di Belgorod, dekat perbatasan Ukraina.

Pada 26 Maret 2014, Pemerintah AS juga pernah menerbitkan foto-foto perlatan tempur Rusia di lokasi yang sama. Dalam foto terbaru, seperti dilansir Moscow Times, Rabu (14/5/2014) Pemerintah AS mengklaim mengambilnya dari citra satelit di wilayah Rostov pada tanggal 12 Mei 2014. Lokasi itu berjarak sekitar 75 kilometer dari perbatasan Ukraina.

Dalam foto terbaru ini, AS menunjukkan beberapa kendaraan lapis baja dan peralatan tempur lainnya masih siaga di dekat perbatasan Ukraina.

Ketika NATO meragukan Putin telah menarik pasukannya, Kementerian Luar Negeri Rusia meledek Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO, Anders Fogh Rasmussen dengan menyebut pimpinan NATO itu “buta”.

Kementerian itu menegaskan, Rusia telah menarika semua pasukan tempurnya dari perbatasan Ukraina sejak diperintahkan Putin.”Untuk mereka(NATO), melihatlah dengan mata, kami sarankan agar mengikuti pernyataan Presiden Putin tangggal 7 Mei 2014,” tulis Kementerian Luar Negeri Rusia dalam akun Twitter-nya, beberapa hari lalu.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
17 menit yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
1 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
2 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
3 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
4 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
5 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved