Wanita Iran ramai-ramai kampanye lepas jilbab di Facebook

Selasa, 13 Mei 2014 - 17:39 WIB
Wanita Iran ramai-ramai...
Wanita Iran ramai-ramai kampanye lepas jilbab di Facebook
A A A
Sindonews.com – Media sosial Facebook diramaikan kampanye lepas jilbab para wanita Iran. Kampanye di Facebook yang diklaim atas nama kebebasan itu sudah mendapatkan lebih dari 130 ribu likes.

Kampanye lepas jilbab yang dimulai 11 hari lalu tersebut bernama “Stealthy Freedoms of Iranian Women”. Dalam kampanye yang foto-fotonya diunggah di Facebook, tampak banyak wanita Iran melepas jilbab dan cadar mereka.

Salah satu penggagas kampanye lepas jilbab itu adalah jurnalis Iran, Masih Alinejad. Menurutnya, kampanye tersebut bukan bertujuan untuk menentang pengenaan jilbab pada wanita Iran. Melainkan menghargai orang untuk bebas memilih. Dia mengakui, semula kampanye itu dilakukan secara terselubung.

”Tapi ia percaya orang harus memiliki kebebasan untuk memilih,” tulis kabar Guardian Senin kemarin, mengutip keterangan Masih Alinejad. Beberapa wanita Iran yang ikut kampanye itu ramai-ramai melepas jilbab di jalan, pantai dan taman. Mereka tidak peduli dengan polisi agama di Iran yang kerap dikerahkan di jalan-jalan untuk menindak orang-orang yang tidak benar dalam mengenakan jilbab atau tidak mengenakannya sama sekali.

Salah satu wanita Iran memajang fotonya yang tanpa jilbab begitu santai mengenakan kacamata sambil mengemudikan mobil. Lainnya melemparkan kain penutup kepala saat berada di pantai Kish.

Dalam komentar kepada Guardian, Alinejad mengatakan, ia telah menerima banyak pesan dan gambar dari para wanita yang mendukung kampanyenya itu.

”Aku hampir tidak tidur dalam tiga hari terakhir, karena jumlah gambar dan pesan yang saya terima,” katanya yang dikutip Al Arabiya, Selasa (13/5/2014). Dia mengklaim, foto-foto yang dia terima untuk diunggah di Facebook asli dan atas seizin pemiliknya.

Hanya saja, ujar dia, foto-foto dan tersebut tidak dilengkapi identitas, karena masih ada rasa takut. “Saya tidak punya niat apapun untuk mendorong orang untuk menentang jilbab paksa atau berdiri melawannya,” katanya Alinejad. ”Saya hanya ingin memberikan suara untuk ribuan wanita Iran yang berpikir selama ini berpikir bahwa mereka tidak memiliki pilihan.”
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
46 menit yang lalu
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
1 jam yang lalu
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
3 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
4 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
5 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
6 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved