Paska lepas dari Ukraina, Luhansk pertimbangkan gabung Rusia

Senin, 12 Mei 2014 - 19:54 WIB
Paska lepas dari Ukraina,...
Paska lepas dari Ukraina, Luhansk pertimbangkan gabung Rusia
A A A
Sindonews.com – Referendum yang berlangsung di dua wilayah di Ukraina timur, yaitu di wilayah Donetsk dan Luhansk pada akhir kemarin menuai kecaman keras dari pihak Barat dan Kiev. Namun, kecaman itu tidak melemahkan langkah kedua wilayah tersebut untuk memerdekakan diri dari Ukraina.

Bahkan, seperti dilansir Reuters, Senin (12/5/2014), Luhanks sedang mempertimbangkan untuk mengadakan referendum lanjutan yang akan memutuskan apakah mereka akan menjadi negara mandiri atau bergabung dengan federasi Rusia.

"Jika keputusan ini (untuk mengadakan referendum dan bergabung dengan Rusia) diambil, maka kehendak rakyat akan kita perhitungkan, apakah akan bergabung atau tidak," ungkap salah seorang juru bicara massa pro Rusia di Luhansk.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sekitar 90 persen warga Donetsk ataupun Luhanks memilih untuk lepas dari Ukraina dan membentuk pemerintahan sendiri. Kiev segera merespon dengan menegaskan bahwa kedua wilayah tersebut akan menghadap konsekuensi atas tindakan ini.

Rakyat Luhanks sendiri dengan tegas menyatakan, mereka tidak akan mengikuti pemilihan presiden yang akan di gelar Ukraina pada akhir bulan ini. Mereka menganggap mereka bukanlah bagian dari Ukraina lagi, sehingga sudah tidak tepat untuk mengikuti pemilihan umum itu.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
46 menit yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
1 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
2 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
3 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
4 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved