PM baru Thailand diharap memimpin hingga pemilu
Senin, 12 Mei 2014 - 18:57 WIB
PM baru Thailand diharap memimpin hingga pemilu
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri interim Thailand, Niwatthamrong Boonsongphaisan, pada Senin (12/5/2014) menyatakan, dirinya berharap bisa memimpin negeri Gajah Putih tersebut hingga pemilihan umum terbaru digelar.
Seperti dilansir Reuters, Boonsongphaisan juga menegaskan, para demonstran anti pemerintahan tidak akan bisa menggulingkan pemerintahan yang ada saat ini dan menggantinya dengan pemerintahan alternatif.
"Mudah-mudahan, kita akan bisa menyelenggarakan pemilihan umum sesegera mungkin. Saya tidak bisa menjamin pemilu kali ini akan berhasil, tapi saya punya harapan yang tinggi untuk itu." ungkap Boonsongphaisan.
Sebelum dilengserkan oleh pengadilan, PM sebelumnya, Yingluck Shinawatra telah sepakat dengan Komisi Pemilihan Umum setempat untuk mengadakan pemilihan pada 20 Juli mendatang, meskipun hingga saat ini keputusan tersebut belum disahkan oleh raja.
Sementara itu, demonstran anti pemerintah tetap menginginkan adanya pemerintahan baru yang lebih netral, karena menurut mereka pemerintahan yang ada saat ini merupakan masih bagian dari pemerintahan rezim Yingluck.
Seperti dilansir Reuters, Boonsongphaisan juga menegaskan, para demonstran anti pemerintahan tidak akan bisa menggulingkan pemerintahan yang ada saat ini dan menggantinya dengan pemerintahan alternatif.
"Mudah-mudahan, kita akan bisa menyelenggarakan pemilihan umum sesegera mungkin. Saya tidak bisa menjamin pemilu kali ini akan berhasil, tapi saya punya harapan yang tinggi untuk itu." ungkap Boonsongphaisan.
Sebelum dilengserkan oleh pengadilan, PM sebelumnya, Yingluck Shinawatra telah sepakat dengan Komisi Pemilihan Umum setempat untuk mengadakan pemilihan pada 20 Juli mendatang, meskipun hingga saat ini keputusan tersebut belum disahkan oleh raja.
Sementara itu, demonstran anti pemerintah tetap menginginkan adanya pemerintahan baru yang lebih netral, karena menurut mereka pemerintahan yang ada saat ini merupakan masih bagian dari pemerintahan rezim Yingluck.
(esn)