Putin rumuskan sikap soal referendum Ukraina timur

Senin, 12 Mei 2014 - 12:53 WIB
Putin rumuskan sikap...
Putin rumuskan sikap soal referendum Ukraina timur
A A A
Sindonews.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin, akan merumuskan sikapnya terhadap referendum di Donetsk dan Luhansk, Ukraina timur yang digelar kemarin. Demikian keterangan dari juru bicara Putin, Dmitry Peskov, Senin (12/5/2014).

“Apa keputusan Presiden Rusia, itu akan sulit untuk ditebak,” kata Peskov kepada surat kabar Kommersant. Putin sendiri sebelumnya telah meminta kepada para pimpinan separaratis pro-Moskow di Ukraina timur untuk menunda referendum.

Namun mereka menolak permintaan Putin. Mereka tetap nekat menggelar ferendum, di mana hasilnya mayoritas rakyat setempat memilih pisah dari Ukraina atau merdeka. Ditanya, apakah Putin meminta penundaan itu setelah berkonsultasi dengan berbagai pihak. Peskov berujar; ”(Dia) tidak bertanya, tapi membuat rekomendasi seperti itu.”

”Namun, itu sulit untuk mengindahkan rekomendasi, bahkan mempertimbangkan prestise Presiden Rusia . Dengan mempertimbangkan tindakan tempur yang nyata , penduduk harus bertindak sesuai dengan rencana mereka sendiri dan melanjutkan dari situasi yang sebenarnya,” lanjut Peskov.

Amerika Serikat dan Uni Eropa (UE ) telah mengutuk referendum itu. Mereka tidak mengakui hasil referendum di Luhansk dan Donetsk yang mereka sebut sebagai referendum ilegal. Terlebih, Ukraina sendiri akan menggelar pemilu pada 25 Mei 2014 mendatang.

Peskov juga mengkritik keras, jika dalam referendum di Ukraina timur itu Rusia kembali disalahkan. Sebab, Presiden Putin sendiri sudah berupaya membujuk para separatis lokal unutk menunda referendum.”Itu kebodohan mutlak,” kritik Peskov yang ditujukan kepada Amerika Serikat dan Uni Eropa jika kembali menyalahkan Rusia.

”Mengapa Barat tidak bisa mencegah penggunaan kendaraan lapis baja yang mengangkut tentara di Slavyansk dan Kramatorsk dan mencegah (tentara Kiev) membunuh sipil? Mereka tidak menggunakan pengaruh mereka, tapi justru menyalahkan Rusia atas segala hal,” imbuh Peskov.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
1 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
2 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
3 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
4 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved