Tujuh tewas dalam serangan bersenjata di Irak
Minggu, 11 Mei 2014 - 19:09 WIB
Tujuh tewas dalam serangan bersenjata di Irak
A
A
A
Sindonews.com – Tujuh anggota dari kelompok paramiliter Sahwa yang didukung pemerintah, tewas pada Minggu (11/5/2014) pagi waktu setempat dalam serangan bersenjata di provinsi Diyala, Irak, ungkap pihak kepolisian setempat.
“Insiden itu terjadi ketika sejumlah pria bersenjata diyakini terkait dengan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL), sebuah kelompok yang memisahkan diri al-Qaeda di Irak, melakukan serangan pada dini hari di sebuah pos kelompok Sahwa di sebuah desa dekat al-Udhiem di utara ibukota provinsi Baquba,” ungkap sumber polisi setempat dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua.
Milisi Sahwa yang juga dikenal sebagai Dewan Kebangkitan atau Sons of Iraq, terdiri dari kelompok-kelompok bersenjata, termasuk beberapa Kelompok pemberontak Sunni yang berbalik melawan jaringan al-Qaida setelah pembunuhan tanpa pandang bulu dilakukan terhadap kedua komunitas Muslim Syiah dan Sunni.
“Di tempat terpisah orang-orang bersenjata menyerang sebuah pos pemeriksaan militer di kota Sa'diyah, sekitar 60 km sebelah timur laut dari Baquba, tiga orang tentara terluka,” sumber itu menambahkan.
Menurut Misi Bantuan PBB untuk Irak, total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan personel polisi sipil, tewas pada tahun 2013, angka kematian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
“Insiden itu terjadi ketika sejumlah pria bersenjata diyakini terkait dengan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL), sebuah kelompok yang memisahkan diri al-Qaeda di Irak, melakukan serangan pada dini hari di sebuah pos kelompok Sahwa di sebuah desa dekat al-Udhiem di utara ibukota provinsi Baquba,” ungkap sumber polisi setempat dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua.
Milisi Sahwa yang juga dikenal sebagai Dewan Kebangkitan atau Sons of Iraq, terdiri dari kelompok-kelompok bersenjata, termasuk beberapa Kelompok pemberontak Sunni yang berbalik melawan jaringan al-Qaida setelah pembunuhan tanpa pandang bulu dilakukan terhadap kedua komunitas Muslim Syiah dan Sunni.
“Di tempat terpisah orang-orang bersenjata menyerang sebuah pos pemeriksaan militer di kota Sa'diyah, sekitar 60 km sebelah timur laut dari Baquba, tiga orang tentara terluka,” sumber itu menambahkan.
Menurut Misi Bantuan PBB untuk Irak, total 8.868 warga Irak, termasuk 7.818 warga sipil dan personel polisi sipil, tewas pada tahun 2013, angka kematian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
(esn)