Parlemen Korsel mulai selidiki insiden feri Sewol

Minggu, 11 Mei 2014 - 17:49 WIB
Parlemen Korsel mulai...
Parlemen Korsel mulai selidiki insiden feri Sewol
A A A
Sindonews.com – Parlemen Korea Selatan (Korsel) pada Minggu (11/5/2014) mulai membuka penyelidikan atas bencana feri yang telah menyebabkan 300 orang tewas atau hilang. Hal ini dilakukan paska komentar miring tentang lambatnya penangangan pemerintah terhadap insiden ini.

Sebuah sesi parlemen khusus akan dibuka minggu ini dan sejumlah komite akan mulai bekerja pada awal pekan. Pemerintah dan oposisi bersatu untuk menyelidiki penyebab dan menemukan pihak-pihak yang bertanggung atas insiden tersebut.

“Sidang akan fokus pada pada proses investigasi yang akan dilakukan parlemen, pencalonan seorang jaksa penuntut khusus dan dengar pendapat," ungkap Park Young- sun, salah seorang politisi dari pihak opoisisi.

Pihak parlemen berjanji akan mengupas tuntas insiden ini dan berjanji akan melakukan segala macam cara untuk mencegah insiden semacam ini terulang kembali. Tiga minggu semenjak kapal itu tengglam, jumlah korban tewas mencapai 275 orang dan 29 lainnya masih belum ditemukan.

Keluarga korban telah sangat kritis terhadap hampir setiap aspek penanganan yang dilakukan pemerintah terhadap bencana ini, dan menuntut pemerintah turut melakukan penyelidikan, disamping upaya investagasi yang dilakukan polisi.
(esn)
Berita Terkait
Bungkam Korea Selatan...
Bungkam Korea Selatan 2-0, Yordania Melenggang ke Final Piala Asia 2023
Nuansa Khas Korea Selatan...
Nuansa Khas Korea Selatan di Pusat Perbelanjaan
Atlet Olimpiade Korea...
Atlet Olimpiade Korea Selatan Ikuti Kamp Militer di Pohang
Menikmati Konser Virtual...
Menikmati Konser Virtual On The K:O dan Fan Signing, Seru!
10 Mahasiswa Indonesia...
10 Mahasiswa Indonesia Lolos Program Magang di Korea Selatan
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Berita Terkini
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
17 menit yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
1 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
2 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
3 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
4 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
5 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan yang Mulai...
10 Jurusan yang Mulai Ditinggalkan dan 6 Prodi Primadona Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved