Ukraina memburuk, Rusia sebut AS & Eropa tak waras

Senin, 05 Mei 2014 - 10:41 WIB
Ukraina memburuk, Rusia...
Ukraina memburuk, Rusia sebut AS & Eropa tak waras
A A A
Sindonews.com – Rusia yang didesak para aktivis pro-Rusia di Ukraina timur untuk mengerahkan pasukan setelah militer Ukraina bertindak keras, menyampaikan keprihatinannya. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan situasi Ukraina terus memburuk.

Dia menyalahkan Amerika Serikat dan Eropa yang menyudutkan Rusia dan tidak bertindak untuk mencegah Ukraina melakukan kekerasan terhadap rakyatnya sendiri yang berbeda pendapat di Ukraina timur.

“Kami percaya bahwa kita harus memiliki interpretasi umum dari apa yang terjadi di Ukraina, tapi sayangnya kami tidak melihat bahwa Eropa dan Amerika Serikat waras dalam menilai,” kata Peskov kepada Moscow Times, semalam (4/5/2014).

”Rusia sedang mencoba untuk mencapai hasil yang nyata seperti yang kita lihat dalam kasus pelepasan pemantau OSCE (pemantau Eropa untuk krisis Ukraina), tetapi meskipun ada upaya kami, situasi di sana yang ada hanya semakin memburuk,” ujar Peskov.

Pekan lalu, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengirim utusannya, Vladimir Lukin, ke Kota Slavyansk untuk membantu bernegosiasi pelepasan 12 pemantau OSCE. Usaha itu berhasil dan 12 pemantau itu dibebaskan Sabtu pekan lalu.

Rusia emosi

Namun, dia kecewa dengan AS dan Eropa yang menyalahkan Rusia, dan mengabaikan usaha Kremlin untuk meredam ketegangan di Ukraina timur dan tenggara. Tragedi pembakaran gedung di Odessa yang menewaskan 42 aktivis pro-Rusia Jumat malam lalu, menurut Peskov didalangi Ukraina dan negara-negara Barat.

Sementara itu, Sergei Mironov, politisi terkemuka Rusia menyerukan agar pasukan tempur Kremlin segera menyeberang ke perbatasan Ukraina.

”Penjahat fasis harus dihancurkan di sarang mereka sendiri! Kita perlu menempatkan pasukan di sana untuk membela saudara-saudara kita dan menghentikan bandit fasis,” ujar Mironov, yang namanya masuk dalam daftar tokoh Rusia yang dikenai sanksi oleh Uni Eropa.

Pihak Ukraina sendiri menuduh balik, bahwa tragedi di Odessa tidak lepas dari peran agen khusus Rusia. Mereka justru menuntut Rusia bertanggung jawab. (Baca: Ukraina tuduh Rusia dalangi kerusuhan Odessa)
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
22 menit yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
1 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
4 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
5 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
5 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved