Komplotan cybersex dunia terbongkar di Filipina

Jum'at, 02 Mei 2014 - 14:35 WIB
Komplotan cybersex dunia...
Komplotan cybersex dunia terbongkar di Filipina
A A A
Sindonews.com - Kepolisian Nasional Filipina dan Polisi internasional (Interpol) membongkar komplotan penjahat pornografi dunia. Sebanyak 58 orang dari komplotan itu ditangkap, dan 250 komputer dan laptop disita.

Polisi menyebut komplotan itu sebagai sindikat “sextortion” internasional. Mereka terlibat dalam kejahatan cybersex. Salah satunya mengunggah video-video asusila. Modus kejahatan dari komplotan itu adalah memeras para korban dalam video yang mereka sebarkan di internet.

Para korbannya mencapai ratusan orang dari berbagai negara. Seperti Australia, Singapura, Hong Kong, Amerika Serikat dan Inggris. Komplotan itu sudah beraksi tiga hingga empat tahun terakhir ini.

Kepala Polisi Filipina, Alan Purisima, mengatakan, para korban diancam agar menyerahkan uang jika video asusila mereka tidak ingin tersebar ke internet. Dari aksi tersebut, komplotan “sextortion” telah meraup jutaan peso atau ribuan dolar Amerika Serikat.

Salah satu korban komplotan itu adalah seorang remaja Inggris berusia 17 tahun, yang akhirnya memilih bunuh diri karena malu. Bukti remaja itu menjadi korban salah satunya, pernah terlibat pembicaraan dengan seseorang dari Filipina.

Sindikat menggunakan sejumlah platform internet, tidak hanya media sosial seperti Facebook dan Twitter. Komplotan itu terbongkar, setelah Interpol memantai media sosial dan alat IP tertentu. Interpol juga memantau aliran uang dari para korban.

Purisima mengatakan, komplotan itu mendapat konten-konten asusila berkat melakukan kontak di media sosial. Caranya, mereka berteman dengan akun para korban, kemudian mengajak mereka untuk melakukan aksi cybersex.

”Gambar-gambar atau informasi ini yang kemudian digunakan sindikat tersebut untuk memeras para korban dengan ancaman menyebarkan konten asusila itu kepada orang lain,” kata Purisima, seperti dikutip Reuters. Setiap korban rata-rata diperas antara USD500 hingga USD2.000.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
2 jam yang lalu
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
3 jam yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
4 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
5 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
6 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved