Operasi militer besar-besaran, 2 helikopter Ukraina ditembak jatuh
Jum'at, 02 Mei 2014 - 11:55 WIB
Operasi militer besar-besaran, 2 helikopter Ukraina ditembak jatuh
A
A
A
Sindonews.com –Pemerintah Ukraina pada Jumat (2/5/2014) pagi meluncurkan operasi militer besar-besaran di Kota Slavyansk. Operasi militer itu mendapat perlawanan, di mana dua helikopter militer Ukraina dilaporkan ditembak jatuh, dan seorang pilot tewas.
Operasi untuk menindak kelompok pro-Rusia itu diwarnai suara sirine dan rentetan tembakan. Militer Ukraina mengumbar tembakan ke beberapa pos pemeriksaan yang dibangun pasukan pertahanan diri atau kelompok pro-otonomi di Slavyansk.
”Serangan itu menargetkan beberapa pos pemeriksaan pada waktu yang sama. Beberapa kendaraan lapis baja dan helikopter tempur tiba,” bunyi pernyataan unit pertahanan diri Slavyanks kepada Ria Novosti.
“Pasukan Angkatan Udara turun dari helikopter dan menyerang pos-pos pemeriksaan. Beberapa pasukan juga turun di sekitar stasiun kereta api, di mana kita tidak punya siapa-siapa,” lanjut pernyataan itu.
Kantor berita Interfax melaporkan, beberapa aktivis pro-Rusia terluka dalam serangan itu. Pasukan Ukraina juga dilaporkan telah mengambil kendali salah satu kota di Slavyansk.
Laporan jatuhnya dua helikopter militer Ukraina karena ditembak disampaikan kubu kelompok pertahanan diri Slavyansk. Selain menewaskan pilot Ukraina, pasukan pertahanan diri juga menangkap satu pilot lainnya.
Sementara itu, di Kiev , seorang pembantu menteri dalam negeri Ukraina, Arsen Avakov, menolak untuk berkomentar untuk sementara.”Sampai (operasi militer) ini berakhir, tidak ada yang akan mengatakan apa-apa,” katanya.
Vyacheslav Ponomarev, walikota yang ditunjuk kelompok separatis pro-Rusia untuk memimpin Slavyansk membenarkan, bahwa pasukannya menembak jatuh dua helikopter Ukraina. Ponomarev juga mengkonfirmasi penyanderaan satu pilot Ukraina.
Operasi untuk menindak kelompok pro-Rusia itu diwarnai suara sirine dan rentetan tembakan. Militer Ukraina mengumbar tembakan ke beberapa pos pemeriksaan yang dibangun pasukan pertahanan diri atau kelompok pro-otonomi di Slavyansk.
”Serangan itu menargetkan beberapa pos pemeriksaan pada waktu yang sama. Beberapa kendaraan lapis baja dan helikopter tempur tiba,” bunyi pernyataan unit pertahanan diri Slavyanks kepada Ria Novosti.
“Pasukan Angkatan Udara turun dari helikopter dan menyerang pos-pos pemeriksaan. Beberapa pasukan juga turun di sekitar stasiun kereta api, di mana kita tidak punya siapa-siapa,” lanjut pernyataan itu.
Kantor berita Interfax melaporkan, beberapa aktivis pro-Rusia terluka dalam serangan itu. Pasukan Ukraina juga dilaporkan telah mengambil kendali salah satu kota di Slavyansk.
Laporan jatuhnya dua helikopter militer Ukraina karena ditembak disampaikan kubu kelompok pertahanan diri Slavyansk. Selain menewaskan pilot Ukraina, pasukan pertahanan diri juga menangkap satu pilot lainnya.
Sementara itu, di Kiev , seorang pembantu menteri dalam negeri Ukraina, Arsen Avakov, menolak untuk berkomentar untuk sementara.”Sampai (operasi militer) ini berakhir, tidak ada yang akan mengatakan apa-apa,” katanya.
Vyacheslav Ponomarev, walikota yang ditunjuk kelompok separatis pro-Rusia untuk memimpin Slavyansk membenarkan, bahwa pasukannya menembak jatuh dua helikopter Ukraina. Ponomarev juga mengkonfirmasi penyanderaan satu pilot Ukraina.
(mas)