Militan & pasukan keamanan Filipina bentrok, 26 tewas
Kamis, 01 Mei 2014 - 18:34 WIB
Militan & pasukan keamanan Filipina bentrok, 26 tewas
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya 26 orang tewas dalam pertempuran antara marinir Filipina dan kelompok militan Abu Sayyaf. Pertempuran terjadi setelah para militan berusaha untuk mendapatkan kembali kendali atas markas mereka yang berhasil diambil alih pasukan militer.
“Sekitar 100 pejuang Abu Sayaff melakukan serbuan di kamp lama mereka, di daerah pegunungan dekat Patikul di Provinsi Sulu selatan. Satu orang anggota marinir dan 25 militan Abu Sayaff dilaporkan tewas, dan puluhan lainnya luka-luka,” ungkap pejabat militer setempat, seperti dilansir Aljazeera, Kamis (1/5/2014).
"Mereka mencoba untuk menyerang marinir kita untuk mendapatkan kembali perkemahan mereka, tetapi kami memiliki kekuatan cadangan di dekatnya dan dukungan udara,'' ungkap juru bicara militer Filipina, Kapten Ryan Lacuesta.
"Mereka menyerang dengan menggunakan mortir dan senapan granat, sehingga anggota kita yang terluka sebagian besar karena terkena oleh pecahan granat," Lacuesta menambahkan.
Abu Sayyaf, yang masuk daftar kelompok teroris Amerika Serikat, kerap melakukan pemboman, pemerasan, penculikan dan pembunuhan, dan sering menargetkan misionaris dan wisatawan asing sebagai korban penculikan mereka.
“Sekitar 100 pejuang Abu Sayaff melakukan serbuan di kamp lama mereka, di daerah pegunungan dekat Patikul di Provinsi Sulu selatan. Satu orang anggota marinir dan 25 militan Abu Sayaff dilaporkan tewas, dan puluhan lainnya luka-luka,” ungkap pejabat militer setempat, seperti dilansir Aljazeera, Kamis (1/5/2014).
"Mereka mencoba untuk menyerang marinir kita untuk mendapatkan kembali perkemahan mereka, tetapi kami memiliki kekuatan cadangan di dekatnya dan dukungan udara,'' ungkap juru bicara militer Filipina, Kapten Ryan Lacuesta.
"Mereka menyerang dengan menggunakan mortir dan senapan granat, sehingga anggota kita yang terluka sebagian besar karena terkena oleh pecahan granat," Lacuesta menambahkan.
Abu Sayyaf, yang masuk daftar kelompok teroris Amerika Serikat, kerap melakukan pemboman, pemerasan, penculikan dan pembunuhan, dan sering menargetkan misionaris dan wisatawan asing sebagai korban penculikan mereka.
(esn)