Politikus AS ingin baptis teroris dengan siksaan air
Senin, 28 April 2014 - 14:16 WIB
Politikus AS ingin baptis teroris dengan siksaan air
A
A
A
Sindonews.com – Sarah Palin, poltikus wanita Amerika Serikat (AS),yang dikenal karena komentarnya yang kontroversial menyerang kebijakan Presiden Barack Obama soal penanganan teroris. Menurut Palin, kebijakan Obama terlalu “memanjakan” para teroris.
Dalam sebuah pertemuan politik tahunan, Palin kembali berkomentar kontroversial soal penanganan teroris. Jika dia berposisi sebagai Presiden AS, dia ingin membaptis teroris dengan menggunakan teknik waterboarding.
Waterboarding adalah teknik interogasi yang dilakukan terhadap tahanan dengan cara mengikat tangan, menutup wajah dan menelantangkan mereka. Setelah itu, interogator menyiram tahanan tersebut ke arah muka hingga kondisinya tersiksa.
Palin yang merupakan mantan gubernur Alaska dan calon wakil presiden pada pemilu 2008 mengatakan, waterboarding cocok untuk membaptis teroris. ”Ayolah. Musuh, yang benar-benar akan memusnahkan Amerika, mereka yang memiliki informasi tentang plot (rencana) untuk melaksanakan teror,” kata Palin.
”Oh, tetapi Anda tidak bisa menyinggung perasaan mereka, tidak dapat membuat mereka merasa tidak nyaman. Ya, kalau saya yang bertanggung jawab, mereka akan tahu bahwa waterboarding adalah cara yang akan kita (gunakan)untuk membaptis teroris,” lanjut Palin, semalam (27/4/2014), seperti dilansir Fox News.
Palin merupakan politikus AS yang kerap mendapat ledekan dari publik karena komentar-komentar anehnya. Dia juga pernah menjadi sorotan publik, setelah keseleo lidah dengan menyebut Korea Selatan yang mempunyai senjata nuklir sebagai sekutu AS. Padahal, dalam kebijakan AS, Korea Utara dianggap sebagai musuh, karena membahayakan sekutu AS, yakni Korea Selatan.
Dalam sebuah pertemuan politik tahunan, Palin kembali berkomentar kontroversial soal penanganan teroris. Jika dia berposisi sebagai Presiden AS, dia ingin membaptis teroris dengan menggunakan teknik waterboarding.
Waterboarding adalah teknik interogasi yang dilakukan terhadap tahanan dengan cara mengikat tangan, menutup wajah dan menelantangkan mereka. Setelah itu, interogator menyiram tahanan tersebut ke arah muka hingga kondisinya tersiksa.
Palin yang merupakan mantan gubernur Alaska dan calon wakil presiden pada pemilu 2008 mengatakan, waterboarding cocok untuk membaptis teroris. ”Ayolah. Musuh, yang benar-benar akan memusnahkan Amerika, mereka yang memiliki informasi tentang plot (rencana) untuk melaksanakan teror,” kata Palin.
”Oh, tetapi Anda tidak bisa menyinggung perasaan mereka, tidak dapat membuat mereka merasa tidak nyaman. Ya, kalau saya yang bertanggung jawab, mereka akan tahu bahwa waterboarding adalah cara yang akan kita (gunakan)untuk membaptis teroris,” lanjut Palin, semalam (27/4/2014), seperti dilansir Fox News.
Palin merupakan politikus AS yang kerap mendapat ledekan dari publik karena komentar-komentar anehnya. Dia juga pernah menjadi sorotan publik, setelah keseleo lidah dengan menyebut Korea Selatan yang mempunyai senjata nuklir sebagai sekutu AS. Padahal, dalam kebijakan AS, Korea Utara dianggap sebagai musuh, karena membahayakan sekutu AS, yakni Korea Selatan.
(mas)