Militer Rusia bergerak karena manuver AS & NATO

Sabtu, 26 April 2014 - 16:09 WIB
Militer Rusia bergerak...
Militer Rusia bergerak karena manuver AS & NATO
A A A
Sindonews.com – Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi alasan militer mereka bergerak di perbatasan Ukraina. Gerakan militer Rusia itu diklaim karena dipicu manuver militer NATO dan Amerika Serikat (AS).

Hal itu terungkap dari percakapan telepon antara perwira militer AS, Jenderal Martin Dempsey, dengan Kepala Staf Umum Militer Rusia, Jenderal Valery Gerasimov.

”Kekhawatiran kami disebabkan oleh peningkatan militer Angkatan Udara AS dan pasukan militer AS di Baltik dan Polandia. Serta pengerahan kapal (perang) di Laut Hitam,” bunyi pernyataan kementerian itu mengutip isi percakapan telepon Jenderal Valery Gerasimov.

Dalam percakapan telepon yang berlangsung Jumat kemarin, Gerasimov mengatakan kepada Dempsey bahwa Ukraina sudah mengerahkan pasukannya dalam skala besar di wilayah perbatasan dengan Rusia. Salah satu kelompok pasukan yang dikerahkan, dianggap berpotensi melakukan sabotase.

”Tampak pasukan Ukraina beroperasi di perbatasan, dirancang untuk kegiatan subversif,” lanjut pernyataan kementerian itu, seperti dilansir Rusia Today, Sabtu (26/4/2014).

Kementerian Pertahanan Rusia juga mengutip pernyataan Pentagon yang telah mengerahkan pasukan militer untuk gelombang pertama ke Polandia dan tiga negara Baltik. Total pasukan AS yang dikerahkan untuk membantu misi NATO di Eropa timur itu sebanyak 600 personel. Hal itu tidak dianggap remeh oleh Rusia.

”Jika ada pesan ke Moskow, itu adalah pesan yang sama persis bahwa kita mengambil kewajiban yang sama, yang sangat serius di benua Eropa,” kata juru bicara Departemen Pertahanan AS, Laksamana John Kirby saat mengumumkan pengerahan pasukan AS ke Polandia.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
54 menit yang lalu
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
2 jam yang lalu
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
9 jam yang lalu
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
10 jam yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
11 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
12 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved