Kenangan era Soviet & upaya NATO untuk menghapusnya....

Sabtu, 26 April 2014 - 11:59 WIB
Kenangan era Soviet...
Kenangan era Soviet & upaya NATO untuk menghapusnya....
A A A
Sindonews.com – Rezim Uni Soviet sudah runtuh pasca-Perang Dunia III. Beberapa negara pecahannya tersebar di wilayah Eropa timur atau biasa dikenal sebagai negara-negara Baltik.

Dari sejumlah negara Baltik, ada Estonia, Latvia dan Lithuania yang masih kental nuansa Sovietnya. Di mana, banyak warga etnis Rusia masih merasa menjadi warga Uni Soviet dan tidak mendaftarkan diri secara sah sebagai warga negara-negara Baltik itu.

Al hasil, mereka kesulitan untuk melamar pekerjaan di sektor publik. Bibit-bibit perasaan menjadi korban diskriminasi pun sudah lama bermunculan. Kegalauan dari warga etnis Rusia di negara-negara Baltik itu membuat gusar Pemerintah Rusia.

Menteri Pertahanan Latvia, Raimonds Vejonis mengungkap gejala kegusaran Rusia itu. Dia pun yakin, kekacauan yang terjadi di Ukraina timur saat ini memang tidak lepas dari peran Rusia. Negara-negara Baltik itu kini menggantungkan nasib mereka kepada Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO. Mereka secara resmi telah bergabung menjadi anggota NATO sejak beberapa tahun silam.

Kendati demikian, negara-negara Baltik itu merasa perlu untuk mengembangkan kemampuan militernya sendiri.”Kenangan masa Uni Soviet masih hidup di sini, (tapi) tak seorang pun ingin kembali ke masa itu. Kehadiran NATO penting untuk menghilangkan masalah ini,” kata Vejonis seperti dilansir Reuters, Sabtu (26/4/2014).

Sementara itu, NATO sudah mengerahkan kekuatan militernya di Eropa timur untuk melindungi sekutu-sekutunya dari ancaman agresi Rusia. Amerika Serikat sendiri sudah memutuskan mengirim 600 tentaranya untuk membantu misi NATO.

Vejonis mengatakan, negara-negara pecahan Soviet masih harus berjuang keras jika ingin memiliki kekuatan militer sendiri untuk menjaga pertahanan negara-negara Baltik. “Kita melihat sekarang bahwa jika tidak ada pertahanan, maka tidak adaindustri lainnya. Yang ada hanya kekacauan, seperti yang kita lihat di Ukraina,” imbuh Vejonis.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
56 menit yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
1 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
2 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
3 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
5 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
6 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved