Latvia tuduh Rusia gunakan provokator terlatih di Baltik

Sabtu, 26 April 2014 - 10:34 WIB
Latvia tuduh Rusia gunakan...
Latvia tuduh Rusia gunakan provokator terlatih di Baltik
A A A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Latvia, Raimonds Vejonis, mengatakan Rusia menggunakan provokator khusus terlatih dan profesional di negara-negara Baltik untuk berulah di Ukraina.

Negara-negara Baltik, yakni Estonia, Latvia dan Lithuania dulunya adalah satu bagian dari Uni Soviet. Di negara-negara itu, terdapat penduduk minoritas yang menggunakan bahasa Rusia. Vejonis tidak menyebut apakah provokator terlatih itu warga negara-negara Baltik berbahasa Rusia atau bukan.

”Ada risiko bahwa Rusia mungkin mencoba untuk mengacaukan situasi di wilayah ini (Baltik),” kata Vejonis dalam sebuah wawancara dengan Reuters, yang dilansir Sabtu (26/4/2014). ”Kami melihat dengan sangat jelas dalam kasus Ukraina, di mana mereka bertindak dan masih mencoba untuk meningkatkan situasi dengan cara yang berbeda.”

”Mereka mencoba untuk meningkatkan sentimen negatif di masyarakat melalui (provokator) terlatih khusus, provokator profesional,” imbuh Vejonis.

Sebagai contoh, ia menyebutkan komentar dari Aleksandr Gaponenko, seorang aktivis penuntut hak-hak non-warga pribumi di Latvia yang disiarkan stasiun televisi Norwegia. ”Pemerintah Latvia menekan protes dengan kekuatan militer,” ucap Vejonis menirukan pernyataan Gaponenko.

Menurutnya, sekitar 26 persen dari 2 juta jumlah penduduk Latvia adalah warga etnis Rusia. Banyak dari mereka yang tidak memiliki kewarganegaraan Latvia, sehingga sulit untuk melamar pekerjaaan di sektor publik. Keluhan-keluhan warga etnis Rusia itu sudah lama menjadi perhatian Moskow.

”Tidak ada ancaman militer langsung ke Latvia dan wilayah Baltik, tapi ada peningkatan aktivitas dari pasukan bersenjata Rusia di dekat wilayah perbatasan,” imbuh Vejonis.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
56 menit yang lalu
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
1 jam yang lalu
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
2 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
3 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
5 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved