Istri presiden Iran dituduh pesta mewah saat negara susah

Kamis, 24 April 2014 - 13:50 WIB
Istri presiden Iran...
Istri presiden Iran dituduh pesta mewah saat negara susah
A A A
Sindonews.com – Para anggota parlemen Iran dari kubu garis keras menuduh istri Presiden Iran Hassan Rouhani, Sahebeh Arabi, menggelar pesta makan malam mewah. Tuduhan itu memicu kecaman, karena kondisi ekonomi Iran sedang susah.

Pesta makan malam itu disebut-sebut digelar Selasa lalu di istana yang pernah dihuni pemimpi Iran yang digulingkan, Mohammad Reza Shah di Teheran. Reza Shah sebelum digulingkan dikenal sebagai pemimpin yang hidup dengan tumpukan kekayaan.

Makan malam itu juga menandai Hari Perempuan Iran yang bertepatan dengan ulang tahun putri Nabi Muhammad, Fatima. Anggota parlemen Iran dari kubu garis keras mengecam makan malam tersebut.

”Bisakah memberitakan penghematan dan pengorbanan keuangan, dari pada mengadakan pesta mewah dengan pundi-pundi (uang) publik?,” kata anggota parlemen kepada Reuters yang berbicara dengan syarat anonim. Dia dan 11 anggota parlemen lain mendantangani petisi untuk menghukum Presiden Iran karena acara itu.

Fitnah politik

Sementara itu, pihak kantor kepresidenan Iran membantah tuduhan itu.”Hal yang paling mengejutkan dan disesalkan bahwa bahkan sebuah pertemuan yang tidak bersalahtelah menjadi gosip, fitnah dan kebohongan dengan motif politik,” bunyi pernyataan kantor pimpinan Rouhani itu, seperti dilansir Al Arabiya, Kamis (24/4/2014).

”Semua larangan Islam diindahkan dalam acara itu. Perempuan memakai pakaian tradisional rakyat. Hanya gadis kecil yang bersuka cita,” lanjut pernyataan itu yang menjadi bantahan bahwa pesta makan malam disebut-sebut bergaya Barat dan dihadiri tamu dan keluarga diplomat asing.

Presiden Rouhani yang dikenal moderat selama ini mendapat tekanan hebat dari kelompok garis keras. Rouhani ditekan, karena kebijakannya untuk berdiplomasi dengan negara-negara Barat, meski tujuannya untuk membebaskan Iran dari embargo yang menyakitkan.
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
24 menit yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
1 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
4 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
5 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
5 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
6 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved