Diprotes, rencana kedatangan Obama ke Malaysia
Jum'at, 18 April 2014 - 23:24 WIB
Diprotes, rencana kedatangan Obama ke Malaysia
A
A
A
Sindonews.com – Sekitar 100 aktivis Muslim Malaysia melakukan protes di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Kuala Lumpur, Jumat (18/4/2014). Mereka mengecam rencana kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Malaysia, karena menganggap Obama sebagai musuh Islam.
Para pengunjuk rasa berbaris menuju ke Kedubes AS di Kuala Lumpur, setelah sebelumnya melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid yang berada dekat dengan gedung Kedubes AS. Para demonstran meneriakan kata-kata, "Allahu Akbar" dan "Obama adalah musuh Nabi Muhammad SAW".
Mereka juga mengusung plakat dan spanduk bertuliskan: "AS adalah poros kejahatan" dan membagikan selebaran bertuliskan "Tolak Obama, Teroris No 1 di dunia". Aksi tak berlangsung lama. Setelah berorasi selama 15 menit, kerumunan demonstran membubarkan diri.
Obama sendiri akan memulai tur Asia selama satu pekan pada minggu depan. Tur ini akan membawa Obama ke Malaysia pada 26-28 April. Selain Malaysia, presiden kulit hitam pertama AS itu juga akan mengunjungi Korea Selatan, Jepang, dan Filipina.
Seperti dikutip dari Channel News Asia, ini adalah kunjungan perdana Presiden AS ke Malaysia selama beberapa dekade. Presiden AS terakhir yang mengunjungi Malaysia adalah Lyndon Johnson pada tahun 1966.
Hubungan AS-Malaysia telah ditandai oleh ketegangan dalam beberapa dekade terakhir, khususnya selama masa jabatan mantan perdana menteri Mahathir Mohamad, di era 1981-2003. Kala itu, Mahathir bersikap keras dan kritis terhadap kebijakan AS di seluruh dunia. Saat ini, Perdana Menteri Najib Razak telah bersikap lebih ramah terhadap Barat.
Para pengunjuk rasa berbaris menuju ke Kedubes AS di Kuala Lumpur, setelah sebelumnya melaksanakan salat Jumat berjamaah di masjid yang berada dekat dengan gedung Kedubes AS. Para demonstran meneriakan kata-kata, "Allahu Akbar" dan "Obama adalah musuh Nabi Muhammad SAW".
Mereka juga mengusung plakat dan spanduk bertuliskan: "AS adalah poros kejahatan" dan membagikan selebaran bertuliskan "Tolak Obama, Teroris No 1 di dunia". Aksi tak berlangsung lama. Setelah berorasi selama 15 menit, kerumunan demonstran membubarkan diri.
Obama sendiri akan memulai tur Asia selama satu pekan pada minggu depan. Tur ini akan membawa Obama ke Malaysia pada 26-28 April. Selain Malaysia, presiden kulit hitam pertama AS itu juga akan mengunjungi Korea Selatan, Jepang, dan Filipina.
Seperti dikutip dari Channel News Asia, ini adalah kunjungan perdana Presiden AS ke Malaysia selama beberapa dekade. Presiden AS terakhir yang mengunjungi Malaysia adalah Lyndon Johnson pada tahun 1966.
Hubungan AS-Malaysia telah ditandai oleh ketegangan dalam beberapa dekade terakhir, khususnya selama masa jabatan mantan perdana menteri Mahathir Mohamad, di era 1981-2003. Kala itu, Mahathir bersikap keras dan kritis terhadap kebijakan AS di seluruh dunia. Saat ini, Perdana Menteri Najib Razak telah bersikap lebih ramah terhadap Barat.
(esn)