Bersihkan kaum separatis, Ukraina luncurkan operasi anti-teroris

Minggu, 13 April 2014 - 15:59 WIB
Bersihkan kaum separatis,...
Bersihkan kaum separatis, Ukraina luncurkan operasi anti-teroris
A A A
Sindonews.com – Pasukan keamanan Ukraina pada Minggu (13/4/2014) dikabarkan telah meluncurkan sebuah operasi anti teroris untuk mengakhiri cengkeraman separatis di Ukraina timur, ungkap Kementerian Dalam Negeri Ukraina.

"Sebuah operasi anti-teroris telah dimulai di Slaviansk. Hal ini diarahkan oleh pusat anti–teroris negara. Pasukan dari semua unit keamanan negara akan diterjunkan dalam opersi tersebut," ungkap Menteri Dalam Negeri Ukraina Arsen Avakov, seperti dilansir Reuters.

“Aktivis pro-Rusia yang membawa senjata otomatis telah menduduki gedung-gedung pemerintah di kota Slaviansk sekitar 150 km dari perbatasan Rusia pada hari Sabtu, dan mendirikan barikade di pinggiran kota,” Avakov menambahkan.

Sebelumnya dikabarkan, sekelompok orang bersenjata menduduki sebuah kantor polisi di Slaviansk dan menyita ratusan pucuk senjata api untuk diberikan kepada demonstran pro Rusia di kota tersebut.

Avakov sendiri sudah menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberikan sedikitpun toleransi untuk tindakan terorisme semacam ini, dan berjanji akan memberikan respon keras terhadap tindakan mereka.
(esn)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
1 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
1 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
2 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
2 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
3 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
3 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved