Jurus perang gas Rusia bikin Uni Eropa ketir-ketir

Sabtu, 12 April 2014 - 15:03 WIB
Jurus perang gas Rusia...
Jurus perang gas Rusia bikin Uni Eropa ketir-ketir
A A A
Sindonews.com – Surat peringatan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahwa pasokan gas dari Moskow ke negara-negara Eropa Barat membuat Uni Eropa ketir-ketir. Kanselir Jerman, menyatakan Uni Eropa sangat serius merespons surat dari Putin itu.

Surat Putin itu berisi, bahwa pembengkakan utang pembelian gas oleh Ukraina kepada Rusia bisa memicu tersendatnya pasokan gas ke berbagai negara Eropa. Surat yang dianggap sebagai jurus “perang gas” ala Rusia itu ditujukan kepada 18 pemimpin negara-negara Eropa.

”Ada banyak alasan untuk serius dalam mempertimbangkan pesan (surat). Dan Eropa memberikan respon bersama,” tulis kantor berita Itar-Tass, mengutip pernyataan Merkel, semalam (11/4/2014).

Merkel, bahkan akan membahas peringatan dari Putin itu dalam pertemuan khusus dengan para pemimpin Uni Eropa pada Senin nanti. Berbicara di Athena, Merkel menekankan bahwa harga gas alam harus dinegosiasikan.

Dia juga mengatakan bahwa Komisaris Energi Uni Eropa, Gunther Oettinger, dan perwakilan dari negara-negara Eropa harus berbicara dengan produsen gas terbesar Rusia, Gazprom.

”Ketika kita mengambil semua langkah ini, kita dapat yakin bahwa kita telah mencapai respon bergabung untuk negara-negara yang menghadapi masalah ini karena mereka mendapatkan gas dari Gazprom,” kata Merkel.

Strategi Putin

Dia menegaskan, bahwa negara-negara Eropa ingin menjadi konsumen yang baik dari perusahaan gas Rusia itu. Namun, dia juga butuh kepastian pasokan gas tersebut tidak tergganggu.

Kisruh gas yang menjalar ke Uni Eropa itu muncul setelah terjadi kudeta di Ukraina. Sejak sekutu Rusia, Viktor Yanukovych digulingkan, Gazprom menghentikan diskon dan menetapkan harga gas baru sebesar USD485 per 1.000 meter kubik.

Dengan harga baru itu, Ukraina menyatakan tidak akan membayar, termasuk utang mereka selama ini dengan alasan tidak mampu. Putin, akhirnya mengeluarkan surat kepada belasan negara Uni Eropa yang juga konsumen gas Rusia, bahwa risiko utang Ukraina berpotensi pada tersendatnya pasokan gas ke Uni Eropa.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
1 jam yang lalu
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
1 jam yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
2 jam yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
3 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
3 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved