Ledekan Putin: AS tukang intip surat orang

Sabtu, 12 April 2014 - 09:15 WIB
Ledekan Putin: AS tukang...
Ledekan Putin: AS tukang intip surat orang
A A A
Sindonews.com - Presiden Vladimir Putin, meledek Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang ia sebut sebagai tukang mengintip surat orang lain. Ledekan Putin itu mengacu kepada AS yang ikut campur dalam surat Rusia untuk para pemimpin Uni Eropa terkait utang gas Ukraina ke Moskow yang harus dilunasi.

Putin merasa aneh, karena surat itu tidak pernah ditujukan kepada Washington, tapi mereka ikut membacanya. “Ini agak aneh,” kata Putin setelah Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov memberitahukan komentar AS selama pertemuan Dewan Keamanan Rusia.

”(Perilaku AS) ini aneh pada tingkat apapun, karena itu buruk untuk membaca surat orang lain. (Surat) itu tidak ditujukan kepada mereka (AS), tetapi kepada konsumen gas di Eropa,” lanjut Putin, semalam (11/4/2014) seperti dikutip Rusia Today.

”Semua orang terbiasa dengan kenyataan bahwa teman kita, Amerika menguping, tapi kini beralih ke aksi mengintip (surat) yang lusuh sama sekali,” imbuh Putin.

Terungkapnya aksi AS dalam mengintip surat dari Rusia untuk para pemimpin Uni Eropa setelah juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, menuduh Rusia mengingkari kesepakatan soal harga gas yang ditawarkan kepada Ukraina.”Energi (gas) digunakan (Rusia) sebagai alat pemaksaan untuk melawan Ukraina,” kata Psaki.

Surat dari Rusia itu, kata Putin, sejatinya ditujukan kepada negara-negara Eropa termasuk Perancis, Italia, Yunani, Turki, Bulgaria, Moldova, Polandia dan Rumania. Putin memperingatkan bahwa krisis utang Ukraina telah mencapai tingkat kritis dan mengancam distribusi gas ke Eropa.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
10 menit yang lalu
Wanita Keturunan China...
Wanita Keturunan China yang Magang di Markas Militer NATO Ditangkap atas Tuduhan Mata-mata
50 menit yang lalu
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
1 jam yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
2 jam yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
2 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
3 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved