Bom mobil tewaskan tiga orang di Irak
Rabu, 09 April 2014 - 17:03 WIB
Bom mobil tewaskan tiga orang di Irak
A
A
A
Sindonews.com – Setidaknya tiga orang tewas dan 34 lainnya luka-luka dalam empat ledakan bom mobil di ibukota Irak, Baghdad, Rabu (9/4/2014). Demikian dilaporkan sumber Kementerian Dalam Negeri Irak.
“Salah satu ledakan menghantam sebuah perempatan jalan yang ramai di Distrik Syiah, Kota Sadr, di bagian timur Baghdad. Seorang warga sipil tewas dan enam lainnya luka-luka dalam insiden tersebut,” ungkap sumber tersebut dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua.
“Bom mobil lainnya menghantam Distrik New Baghdad di bagian tenggara ibukota Irak tersebut, menewaskan seorang warga sipil dan melukai delapan lainnya. Seorang warga sipil lainnya tewas dan sepuluh lainnya luka-luka ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pasar di distrik Shaab di Baghdad timur,” sumber tersebut menambahkan.
“Bom mobil keempat meledak di dekat markas polisi lalu lintas di distrik Kadhmiyah di Baghdad utara dan melukai sepuluh orang,” sumber tersebut melanjutkan.
Serangan teror semakin sering terjadi di Irak beberapa minggu menjelang pemilihan umum yang akan digelar di negara tersebut pada 30 April mendatang. Yang merupakan pemilihan umum pertama di negara itu sejak penarikan pasukan AS pada akhir 2011 silam.
“Salah satu ledakan menghantam sebuah perempatan jalan yang ramai di Distrik Syiah, Kota Sadr, di bagian timur Baghdad. Seorang warga sipil tewas dan enam lainnya luka-luka dalam insiden tersebut,” ungkap sumber tersebut dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua.
“Bom mobil lainnya menghantam Distrik New Baghdad di bagian tenggara ibukota Irak tersebut, menewaskan seorang warga sipil dan melukai delapan lainnya. Seorang warga sipil lainnya tewas dan sepuluh lainnya luka-luka ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pasar di distrik Shaab di Baghdad timur,” sumber tersebut menambahkan.
“Bom mobil keempat meledak di dekat markas polisi lalu lintas di distrik Kadhmiyah di Baghdad utara dan melukai sepuluh orang,” sumber tersebut melanjutkan.
Serangan teror semakin sering terjadi di Irak beberapa minggu menjelang pemilihan umum yang akan digelar di negara tersebut pada 30 April mendatang. Yang merupakan pemilihan umum pertama di negara itu sejak penarikan pasukan AS pada akhir 2011 silam.
(esn)