Lima tentara tewas dalam serangan militan di Yaman
Selasa, 08 April 2014 - 18:37 WIB
Lima tentara tewas dalam serangan militan di Yaman
A
A
A
Sindonews.com – Lima tentara tewas pada Selasa (8/4/2014), akibat serangan militan di pos pemeriksaan militer di provinsi Hadramout, Yaman, ungkap pihak kepolisian setempat.
“Serangan tersebut terjadi ketika kelompok bersenjata yang diduga dari kelompok al-Qaeda menyerang pos militer di desa Borrom, di bagian barat dari Mukalla, ibukota provinsi Hadramout,” ungkap pihak kepolisian dalam kondisi anonimitas, seperti dilansir Xinhua.
“Para penyerang tanpa pandang bulu menembakkan peluncur granat ke arah tentara yang berjaga di pos pemeriksaan kunci di Borrom,” sumber kepolisian tersebut menambahkan.
Seorang pejabat pemerintah daerah mengkonfirmasi insiden itu dan mengatakan bahwa beberapa tentara diculik setelah serangan tersebut, namum pejabat tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah tentara yang diculik.
Menurut dokter di rumah sakit Hadhramaut, sejauh ini lima mayat telah dibawa ke rumah sakit dan salah satunya adalah komandan dari pos pemeriksaan tersebut. Al Qaeda di Semenanjung Arab, yang muncul pada bulan Januari 2009, dianggap sebagai ancaman yang paling berbahaya untuk pemerintah Yaman dan Arab Saudi.
“Serangan tersebut terjadi ketika kelompok bersenjata yang diduga dari kelompok al-Qaeda menyerang pos militer di desa Borrom, di bagian barat dari Mukalla, ibukota provinsi Hadramout,” ungkap pihak kepolisian dalam kondisi anonimitas, seperti dilansir Xinhua.
“Para penyerang tanpa pandang bulu menembakkan peluncur granat ke arah tentara yang berjaga di pos pemeriksaan kunci di Borrom,” sumber kepolisian tersebut menambahkan.
Seorang pejabat pemerintah daerah mengkonfirmasi insiden itu dan mengatakan bahwa beberapa tentara diculik setelah serangan tersebut, namum pejabat tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah tentara yang diculik.
Menurut dokter di rumah sakit Hadhramaut, sejauh ini lima mayat telah dibawa ke rumah sakit dan salah satunya adalah komandan dari pos pemeriksaan tersebut. Al Qaeda di Semenanjung Arab, yang muncul pada bulan Januari 2009, dianggap sebagai ancaman yang paling berbahaya untuk pemerintah Yaman dan Arab Saudi.
(esn)