UU kontroversi di Filipina, pemerintah wajib beri kondom gratis

Selasa, 08 April 2014 - 16:20 WIB
UU kontroversi di Filipina,...
UU kontroversi di Filipina, pemerintah wajib beri kondom gratis
A A A
Sindonews.com -Pengadilan tertinggi di Filipina menyetujui penerapan undang-udang (UU) pengendalian kelahiran yang kontroversial. Salah satu poin dari UU itu, layanan kesehatan pemerintah wajib memberi kondom dan pil keluarga berencana (KB) gratis kepada rakyatnya.

UU itu sekaligus mengalahkan aturan Gereja Katolik yang dikenal kuat di negara itu. ”Hukum RH (gereja) tidak konstitusional,” kata juru bicara Mahkamah Agung Filipina, Theodore Te, kepada wartawan saat mengumumkan UU yang kontroversial itu, Selasa (8/4/2014), seperti dikutip Reuters.

Diterapkannya UU pengontrol kelahiran itu sebagai puncak munculnya gelombang petisi publik yang melawan hukum kesehatan reproduksi yang dibuat kelompok-kelompok gereja. Dalam UU baru itu, selain kewajiban pemberian kondom dan pil KB gratis, pendidikan seks juga wajib diajarkan di setiap sekolah.

Tidak hanya itu, para pekerja layanan kesehatan juga wajib menerima pelatihan KB. Sedangkan perawatan medis untuk warga usai aborsi juga wajib diberikan. UU baru itu mengalahkan produk hukum reproduksi dari pihak gereja yang sudah berlaku lebih dari 15 tahun.

Presiden Filipina, Benigno Aquino menentang tekanan gereja dan menandatangani UU baru itu pada Desember 2012. Namun, kala itu Mahkamah Agung setempat menangguhkan UU tersebut setelah kelompok gereja mengajukan petisi penolakan.

Penerapan UU baru itu juga disambut pihak parlemen. ”Keputusan monumental ini menjunjung tinggi pemisahan hukum gereja dan negara. Serta menegaskan supremasi pemerintah dalam masalah sekuler seperti kesehatan dan pembangunan sosial ekonomi,” kata Edcel Lagman, seorang legislator Filipina.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
5 menit yang lalu
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
32 menit yang lalu
Sebuah Mobil Tabraki...
Sebuah Mobil Tabraki Kerumunan Pawai LGBTQ, 1 Tewas, 17 Luka
1 jam yang lalu
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
1 jam yang lalu
Ketika Demo Partai Kecoa...
Ketika Demo Partai Kecoa Berhasil Memaksa Menteri Pendidikan India Mundur atas Bocornya Soal Ujian
2 jam yang lalu
Mengapa Venezuela Masih...
Mengapa Venezuela Masih Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas yang Disimpan di Bank of England?
3 jam yang lalu
Infografis
Hajar Filipina, Timnas...
Hajar Filipina, Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Panggung Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved