Ukraina memanas lagi, AS jengkel pada Rusia

Selasa, 08 April 2014 - 09:28 WIB
Ukraina memanas lagi,...
Ukraina memanas lagi, AS jengkel pada Rusia
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan kejengkelannya kepada Rusia atas memanasnya kembali wilayah Ukraina timur.

AS menyalahkan Rusia, dengan dasar para demonstran yang menyerbu gedung-gedung pemerintah di tiga kota di Ukraina timur adalah massa pro-Rusia.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, meenelepon Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov untuk menyampaikan keprihatinannya. Dalam percakapan telepon itu, Kerry memperingatkan Lavrov, bahwa ketegangan di Ukraina akan berdampak pada sanksi yang akan dijatuhkan kepada Rusia.

Kedua menteri luar negeri itu berencana membahas krisis baru di Ukraina dalam waktu 10 hari ke depan. Sedangkan Ukraina telah mengerahkan petugas keamanan di tiga kota yang diserbu massa pro-Rusia. Yakni, Donetsk, Luhansk dan Kharkiv.

Polisi Donetsk menyatakan, jumlah massa yang mengamuk di wilayah itu sekitar 1.000 orang. Sedangkan yang menyerbu gedung-gedung sekitar ratusan orang. Selain mengibarkan bendera Rusia, mereka meneriakkan yel-yel; ”Rusia!, Rusia!”.

Massa di Donetsk menuntut digelar referendum untuk memisahkan diri dari Ukraina. Mereka mendesak referendum digelar 11 Mei 2014 mendatang.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, mengatakan dalam percakapan telepon itu, Kerry minta Rusia untuk mencegah aski publik.”Yang mengarah pada tindakan separatis, sabotase dan provokatif di Ukraina,” ujar Psaki.

”Dia (Kerry) membuat jelas bahwa setiap upaya Rusia untuk melanjutkan ketegangan di Ukraina akan berdampak pada penjatuhan sanksi yang lebih terhadap Rusia,” ujar Psaki, semalam (7/4/2014), seperti dikutip BBC.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
12 menit yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
1 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
2 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
2 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
4 jam yang lalu
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved