4 militan tewas dalam serangan militer di Mesir
Minggu, 06 April 2014 - 17:29 WIB
4 militan tewas dalam serangan militer di Mesir
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya empat militan tewas dan 36 lainnya ditangkap, Sabtu (5/4/2014) malam waktu setempat dalam serangan keamanan di tempat persembunyian mereka di kota-kota besar di Provinsi North, Mesir.
"Polisi militer melakukan serangan di Arish, Rafah dan Sheikh Zuweid, juga mengakibatkan penggrebekan gudang senjata yang memiliki dua senapan mesin, dua senapan penembak jitu, dua senapan Kalashinkov dan berbagai amunisi," ungkap seorang sumber militer dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua, Minggu (6/4/2014).
“Sekitar 20 kg heroin juga disita dalam penggerebekan yang merupakan bagian dari kampanye keamanan besar-besaran di Semenanjung Sinai,” ungkap Juru bicara militer, Kolonel Ahmed Ali.
Dalam serangan tersebut, pasukan keamanan berhasil menjinakan sebuah bahan peledak yang menargetkan kendaraan militer di Arish selatan. Sedangkan di Rafah, serangan tersebut menghancurkan delapan terowongan penyelundup, 22 gubuk, tiga gudang, empat rumah dan satu kendaraan milik militan.
Dua militan tewas dalam serangan lain pada Jumat malam di semenanjung tersebut, sedangkan anggota militan juga menembak mati seorang tentara sehari sebelumnya.
"Polisi militer melakukan serangan di Arish, Rafah dan Sheikh Zuweid, juga mengakibatkan penggrebekan gudang senjata yang memiliki dua senapan mesin, dua senapan penembak jitu, dua senapan Kalashinkov dan berbagai amunisi," ungkap seorang sumber militer dalam kondisi anonim, seperti dilansir Xinhua, Minggu (6/4/2014).
“Sekitar 20 kg heroin juga disita dalam penggerebekan yang merupakan bagian dari kampanye keamanan besar-besaran di Semenanjung Sinai,” ungkap Juru bicara militer, Kolonel Ahmed Ali.
Dalam serangan tersebut, pasukan keamanan berhasil menjinakan sebuah bahan peledak yang menargetkan kendaraan militer di Arish selatan. Sedangkan di Rafah, serangan tersebut menghancurkan delapan terowongan penyelundup, 22 gubuk, tiga gudang, empat rumah dan satu kendaraan milik militan.
Dua militan tewas dalam serangan lain pada Jumat malam di semenanjung tersebut, sedangkan anggota militan juga menembak mati seorang tentara sehari sebelumnya.
(esn)