Anwar Ibrahim: Malaysia sembunyikan info soal MH370

Jum'at, 04 April 2014 - 10:10 WIB
Anwar Ibrahim: Malaysia...
Anwar Ibrahim: Malaysia sembunyikan info soal MH370
A A A
Sindonews.com - Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, mengecam Putrajaya dengan menuduh bahwa mereka menyembunyikan informasi tentang tragedi hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Hal itu dibeberkan Anwar kepada media Inggris, Telegraph.

Anwar, yang baru-baru ini bebas dari tuduhan kasus sodomi, mengaku bingung, mengapa sistem radar canggih Merconi milik Malaysia gagal mendeteksi penyimpangan rute pesawat MH370.

Dalam sebuah wawancara, Anwar mengatakan ia mengatakan, sistem radar yang paling canggih di dunia sejatinya sudah dipasang di dekat Laut China Selatan yang meliputi garis pantai timur dan barat.

“Itu (alasan Malaysia) tidak hanya tidak bisa diterima, tapi tidak mungkin, bahwa pesawat belum terlihat oleh sistem radar Marconi setelah mengubah arah,” kata Anwar. Sistem radar, menurut Anwar, akan langsung mendeteksi pesawat tipe Boeing 777 itu, karena melakukan perjalanan dari timur ke barat, setidaknya di empat negara bagian Malaysia.

“Saya percaya pemerintah lebih tahu dari kita. Mereka memiliki kewenangan untuk menginstruksikan Angkatan Udara atau Malaysia Airlines,” lanjut Anwar. ”Mereka yang mengetahui sebagian dari data-data informasi penting yang hilang tentang pemahaman kita bahwa pesawat MH370 hilang misterius,” ucap Anwar kepada media Inggris itu, kemarin (3/4/2014).

Anwar juga membela pilot pesawat MH370, Kapten Zaharie Ahmad Shah, yang merupakan anggota PKR (partai oposisi). Anwar mengaku mengenal sosok Zaharie secara pribadi. “Saya rasa Anda tidak boleh memfitnah terhadap orang-orang, sampai Anda memiliki bukti untuk mendukung itu,” katanya.

”Jika Anda mengatakan bahwa pilot mungkin telah terlibat, bagaimana dengan penyembunyian (informasi)? Dia tidak bisa menyembunyikan data radar. Dia tidak bisa memerintahkan Angkatan Udara untuk tetap benar-benar diam. Atau perdana menteri untuk tetap benar-benar diam. Penyelidikan harus mendalam dan terbuka,” imbuh Anwar.

Anwar juga mengecam tuduhan kepada Zaharie, hanya semata-mata pilot tersebut merupakan pendukung demokrasi. ”Untuk menghukum seseorang karena ia adalah pendukung demokrasi sungguh tidak bisa dibenarkan. Karena itu, tidak ada yang boleh menghentikan polisi atau pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan terbuka dan adil kepada siapa pun, termasuk operator radar, bahkan menteri pertahanan. Mengapa mereka menyembunyikan informasi ini?,” tegas Anwar.
(mas)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
46 menit yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
1 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
2 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
3 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
4 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved