Ingin mengkudeta Maduro, 3 jenderal Venezuela ditangkap
Rabu, 26 Maret 2014 - 13:34 WIB
Ingin mengkudeta Maduro, 3 jenderal Venezuela ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Tiga jenderal Angkatan Udara Venezuela dituduh merencanakan kudeta terhadap pemerintah sayap kiri pimpinan Presiden Nicolas Maduro. Ketiga jenderal itu telah ditangkap.
Para jenderal yang tak diidentifikasi tersebut, diketahui menjalin kontak dengan para politisi oposisi. ”Dan mencoba untuk menggerakkan Angkatan Udara agar bangkit melawan pemerintah yang terpilih secara sah,” kata Maduro, dalam pertemuannya dengan para menteri luar negeri Amerika Selatan, semalam waktu Venezuela atau hari ini (26/3/2014) WIB.
”Kelompok yang ditangkap ini memiliki hubungan langsung dengan kelompok oposisi dan mereka mengatakan bahwa minggu ini adalah minggu yang menentukan,” ujar Maduro.
Pernyataan penangkapan tiga jenderal atas tuduhan merencanakan kudeta itu diungkap, setelah demonstrasi besar di negara itu berlangsung enam minggu. Demonstrasi di Venezuela telah menewaskan 34 orang.
Menurut Maduro, seperti dilaporkan BBC, para jenderal telah dipanggil untuk dibawa ke pengadilan militer. Rencana kudeta para jenderal itu terungkap, setelah salah satu petugas mengaku direkrut untuk terlibat dalam aksi yang direncanakan.
Para jenderal yang tak diidentifikasi tersebut, diketahui menjalin kontak dengan para politisi oposisi. ”Dan mencoba untuk menggerakkan Angkatan Udara agar bangkit melawan pemerintah yang terpilih secara sah,” kata Maduro, dalam pertemuannya dengan para menteri luar negeri Amerika Selatan, semalam waktu Venezuela atau hari ini (26/3/2014) WIB.
”Kelompok yang ditangkap ini memiliki hubungan langsung dengan kelompok oposisi dan mereka mengatakan bahwa minggu ini adalah minggu yang menentukan,” ujar Maduro.
Pernyataan penangkapan tiga jenderal atas tuduhan merencanakan kudeta itu diungkap, setelah demonstrasi besar di negara itu berlangsung enam minggu. Demonstrasi di Venezuela telah menewaskan 34 orang.
Menurut Maduro, seperti dilaporkan BBC, para jenderal telah dipanggil untuk dibawa ke pengadilan militer. Rencana kudeta para jenderal itu terungkap, setelah salah satu petugas mengaku direkrut untuk terlibat dalam aksi yang direncanakan.
(mas)