China terus tuntut info terkait MH370
Selasa, 25 Maret 2014 - 19:03 WIB
China terus tuntut info terkait MH370
A
A
A
Sindonews.com – China mendesak organisasi internasional dan negara-negara terkait untuk memberikan informasi yang dapat membantu dalam mencari Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang hilang sejak 8 Maret lalu.
"Ini adalah pencarian internasional. China berharap organisasi internasional dan negara-negara terkait akan memberikan Malaysia dan China informasi berharga untuk membantu kami melakukan pekerjaan pencarian pesawat tersebut," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei.
Hong membuat pernyataan pada konferensi pers reguler saat menjawab pertanyaan apakah China akan menuntut lebih banyak bukti dari Inggris.
Pada Senin malam, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan pesawat yang hilang berakhir di Samudra Hindia bagian selatan. Pernyataan ini didasarkan kesimpulan oleh Badan Kecelakaan Udara Inggris Cabang Investigasi dan Inmarsat, perusahaan satelit berbasis di Inggris yang menyediakan data satelit.
"Kami sangat prihatin dengan kesimpulan Malaysia dan menuntut informasi yang lengkap dan bukti-bukti yang mendukung kesimpulan," ungkap Hong, seperti dilansir Xinhua, Selasa (25/3/2014). Dia juga mendesak Malaysia untuk terus berkoordinasi melakukan pencarian internasional.
"Ini adalah pencarian internasional. China berharap organisasi internasional dan negara-negara terkait akan memberikan Malaysia dan China informasi berharga untuk membantu kami melakukan pekerjaan pencarian pesawat tersebut," ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hong Lei.
Hong membuat pernyataan pada konferensi pers reguler saat menjawab pertanyaan apakah China akan menuntut lebih banyak bukti dari Inggris.
Pada Senin malam, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan pesawat yang hilang berakhir di Samudra Hindia bagian selatan. Pernyataan ini didasarkan kesimpulan oleh Badan Kecelakaan Udara Inggris Cabang Investigasi dan Inmarsat, perusahaan satelit berbasis di Inggris yang menyediakan data satelit.
"Kami sangat prihatin dengan kesimpulan Malaysia dan menuntut informasi yang lengkap dan bukti-bukti yang mendukung kesimpulan," ungkap Hong, seperti dilansir Xinhua, Selasa (25/3/2014). Dia juga mendesak Malaysia untuk terus berkoordinasi melakukan pencarian internasional.
(esn)