Australia genggam info baru terkait pesawat MH370
Senin, 24 Maret 2014 - 08:58 WIB
Australia genggam info baru terkait pesawat MH370
A
A
A
Sindonews.com – Tim Australia pada Senin (24/3/2014), mengatakan bahwa data satelit Perancis yang menunjukkan puing mengambang mungkin terkait dengan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Kendati demikian Australia mengaku menggenggam informasi baru terkait pesawat yang hilang sejak 17 hari lalu itu.
Pesawat yang membawa 239 orang itu lenyap sejak 8 Maret 2014, dan belum ditemukan hingga saat ini. Citra satelit Australia semula mengklaim menemukan dua puing mencurigakan di Samudera Hindia, namun belum juga terbukti terkait pesawat MH370.
Wakil Perdana Menteri Australia, Warren Truss, mengatakan temuan terbaru satelit Perancis berupa puing di wilayah sekitar 850 km sebelah utara, di mana pesawat MH370 terakhir kali terlacak radar.
”Tentu saja daerah di mana puing-puing telah ditangkap oleh satelit adalah untuk kepentingan tertentu , dan mereka fokus pada banyak pencarian,” kata Truss kepada radio ABC. “Temuan Perancis saya kira sepotong puing baru, karena yang ada di lokasi yang sama sekali berbeda. Itu berada di sekitar 850 kilometer sebelah utara dari wilayah pencarian kami saat ini,” ujarnya.
”Jadi kita perlu memeriksa temuan lain juga,” lanjut Truss ”Sementara Pemerintah Malaysia awalnya mengatakan data terbaru datang dalam bentuk gambar, Kementerian Luar Negeri Prancis menjelaskan, bahwa temuan itu dalam bentuk gema satelit yang dihasilkan radar.”
Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) menambahkan dalam sebuah pernyataan hari ini. ”(Kami) menegaskan kembali, bahwa operasi pencarian ini menantang,” bunyi pernyataan itu. ”Penerbangan ini telah hilang sejak 8 Maret dan AMSA terus terbebani dengan kekhawatiran akan nasib para penumpang dan awak pesawat yang hilang.”
Pesawat yang membawa 239 orang itu lenyap sejak 8 Maret 2014, dan belum ditemukan hingga saat ini. Citra satelit Australia semula mengklaim menemukan dua puing mencurigakan di Samudera Hindia, namun belum juga terbukti terkait pesawat MH370.
Wakil Perdana Menteri Australia, Warren Truss, mengatakan temuan terbaru satelit Perancis berupa puing di wilayah sekitar 850 km sebelah utara, di mana pesawat MH370 terakhir kali terlacak radar.
”Tentu saja daerah di mana puing-puing telah ditangkap oleh satelit adalah untuk kepentingan tertentu , dan mereka fokus pada banyak pencarian,” kata Truss kepada radio ABC. “Temuan Perancis saya kira sepotong puing baru, karena yang ada di lokasi yang sama sekali berbeda. Itu berada di sekitar 850 kilometer sebelah utara dari wilayah pencarian kami saat ini,” ujarnya.
”Jadi kita perlu memeriksa temuan lain juga,” lanjut Truss ”Sementara Pemerintah Malaysia awalnya mengatakan data terbaru datang dalam bentuk gambar, Kementerian Luar Negeri Prancis menjelaskan, bahwa temuan itu dalam bentuk gema satelit yang dihasilkan radar.”
Otoritas Keselamatan Maritim Australia (AMSA) menambahkan dalam sebuah pernyataan hari ini. ”(Kami) menegaskan kembali, bahwa operasi pencarian ini menantang,” bunyi pernyataan itu. ”Penerbangan ini telah hilang sejak 8 Maret dan AMSA terus terbebani dengan kekhawatiran akan nasib para penumpang dan awak pesawat yang hilang.”
(mas)