Jepang kirim 26 pesawat cari MH370
Jum'at, 21 Maret 2014 - 19:35 WIB
Jepang kirim 26 pesawat cari MH370
A
A
A
Sindonews.com – Terkait ditemukannya dua objek oleh satelit GlobalGlobe di sebelah selatan Samudera Hindia yang diduga puing pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370, pencarian Internasional pun mulai difokuskan ke wilayah tersebut.
Salah satu negara yang paling banyak mengirimkan armadanya adalah Jepang.
Menurut data yang diperoleh Sindonews, terhitung sejak tanggal 18 Maret, Jepang telah meminta izin untuk 26 pesawatnya agar bisa melewati wilayah udara Indonesia.
Data dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tersebut menunjukan Jepang menjadi negara paling banyak meminta izin kepada Indonesia, untuk bisa melewati wilayah udaranya dan menuju ke lokasi puing tersebut.
Jepang sendiri mengirimkan pesawat-pesawat berjenis Gulfstream, Lockheed C-130 Hercules, pesawat C-130, dan pesawat P3 C Orion.
Bedasarkan rilis Kemlu yang diterima Sindonews, pemerintah Indonesia sendiri hingga Jumat (21/3/2014) sore sudah memberikan izin terbang untuk 58 pesawat asing dari sembilan negara.
Negara-negara tersebut adalah Australia, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Republik Korea, Uni Emirat Arab, Singapura dan Selandia Baru.
Salah satu negara yang paling banyak mengirimkan armadanya adalah Jepang.
Menurut data yang diperoleh Sindonews, terhitung sejak tanggal 18 Maret, Jepang telah meminta izin untuk 26 pesawatnya agar bisa melewati wilayah udara Indonesia.
Data dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tersebut menunjukan Jepang menjadi negara paling banyak meminta izin kepada Indonesia, untuk bisa melewati wilayah udaranya dan menuju ke lokasi puing tersebut.
Jepang sendiri mengirimkan pesawat-pesawat berjenis Gulfstream, Lockheed C-130 Hercules, pesawat C-130, dan pesawat P3 C Orion.
Bedasarkan rilis Kemlu yang diterima Sindonews, pemerintah Indonesia sendiri hingga Jumat (21/3/2014) sore sudah memberikan izin terbang untuk 58 pesawat asing dari sembilan negara.
Negara-negara tersebut adalah Australia, Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, Selandia Baru, Republik Korea, Uni Emirat Arab, Singapura dan Selandia Baru.
(esn)