Dewi, terdakwa pembunuh sosialita Singapura baru kerja seminggu
Kamis, 20 Maret 2014 - 15:55 WIB
Dewi, terdakwa pembunuh sosialita Singapura baru kerja seminggu
A
A
A
Sindonews.com – Dewi Sukowati, 23, pembantu rumah tangga di Singapura, asal Jawa Tengah, Indonesia, ditangkap atas dugaan pembunuhan sosialita top Nancy Gan Wan Geok, 63. Dewi, hari ini (20/3/2014) didakwa oleh pengadilan sebagai pelaku pembunuhan terhadap Nancy.
Nancy ditemukan tewas di kolam renang kemarin, di kediamannya, di Victoria Park Road, Bukit Timah, Singapura. Korban ditemukan tewas dengan mengenakan piyama.
“Dewi meminta kerja pada korban pada tanggal 6 Maret 2014. Dewi telah bekerja kepada Nancy sebagai pembantu rumah tangga sekitar satu minggu,” tulis media Singapura, Straits Times.
Hari ini, Dewi dihadirkan di pengadilan. Dia datang dengan mengenakan kemeja lengan pendek merah dengan rambut dicat.
Sementara itu, sosok korban di mata publik Singapura dikenal sebagai sosialita yang gemar beramal. Seorang pria yang mengaku sebagai adik korban menceritakan sosok Nancy. “Dia sangat baik, dan suka beramal,” kata pria itu.
Seorang tetangga yang juga menolak diidentifikasi, menyebut Nancy, sebagai orang yang suka berteman. ”Dia datang untuk memperkenalkan dirinya dan mengundang kami, ketika dia pindah ke sini bulan April lalu,” kata wanita tetangga Nancy. Korban juga dikenal sebagai seniman, di mana kerap menggelar konser piano, dan dana dari hasil konser kerap disumbangkan untuk amal.
Nancy ditemukan tewas di kolam renang kemarin, di kediamannya, di Victoria Park Road, Bukit Timah, Singapura. Korban ditemukan tewas dengan mengenakan piyama.
“Dewi meminta kerja pada korban pada tanggal 6 Maret 2014. Dewi telah bekerja kepada Nancy sebagai pembantu rumah tangga sekitar satu minggu,” tulis media Singapura, Straits Times.
Hari ini, Dewi dihadirkan di pengadilan. Dia datang dengan mengenakan kemeja lengan pendek merah dengan rambut dicat.
Sementara itu, sosok korban di mata publik Singapura dikenal sebagai sosialita yang gemar beramal. Seorang pria yang mengaku sebagai adik korban menceritakan sosok Nancy. “Dia sangat baik, dan suka beramal,” kata pria itu.
Seorang tetangga yang juga menolak diidentifikasi, menyebut Nancy, sebagai orang yang suka berteman. ”Dia datang untuk memperkenalkan dirinya dan mengundang kami, ketika dia pindah ke sini bulan April lalu,” kata wanita tetangga Nancy. Korban juga dikenal sebagai seniman, di mana kerap menggelar konser piano, dan dana dari hasil konser kerap disumbangkan untuk amal.
(mas)