Simulator pilot MH370 kian mencurigakan, FBI turun tangan
Kamis, 20 Maret 2014 - 08:11 WIB
Simulator pilot MH370 kian mencurigakan, FBI turun tangan
A
A
A
Sindonews.com - Malaysia akhirnya minta bantuan FBI untuk memulihkan data-data simulator penerbangan yang dihapus pilot pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370. Data-data simulator buatan pilot Pesawat MH370 itu semakin mencurigakan setelah dihapus sang pilot sebelum terbang.
Simulator yang dibuat pilot Kapten Zaharie Ahmad Shah menjadi salah satu fokus perhatian tim investigasi. New York Times mengutip seorang pejabat penegak hukum Amerika Serikat mengatakan bahwa agen Federal Bureau of Investigation (FBI) di Kuala Lumpur kemungkinan akan membuat salinan dari hard drive simulator dan diisi kembali oleh analis di Amerika Serikat untuk memulihkan data yang telah dihapus pilot Zaharie.
”Sekarang, itu adalah kesempatan terbaik yang kita miliki untuk menemukan sesuatu,” kata pejabat itu, yang berbicara dalam kondisi anonim, semalam (19/3/2014).
Peneliti FBI membantu tim investigasi untuk menyelidiki hilangnya pesawat MH370 sejak 13 hari lalu. Personil dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) AS dan Federal Aviation Administration (FAA) juga membantu untuk melacak pesawat jenis Boeing 777 itu.
”Kami telah memberikan kontribusi sejumlah besar sumber daya dan aset untuk mencari pesawat dan melakukan penyelidikan tentang apa yang terjadi,” kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney. ”NTSB dan FAA merupakan penghubung utama dengan Pemerintah Malaysia , tetapi FBI juga membantu dalam penyelidikan.”
Simulator yang dibuat pilot Kapten Zaharie Ahmad Shah menjadi salah satu fokus perhatian tim investigasi. New York Times mengutip seorang pejabat penegak hukum Amerika Serikat mengatakan bahwa agen Federal Bureau of Investigation (FBI) di Kuala Lumpur kemungkinan akan membuat salinan dari hard drive simulator dan diisi kembali oleh analis di Amerika Serikat untuk memulihkan data yang telah dihapus pilot Zaharie.
”Sekarang, itu adalah kesempatan terbaik yang kita miliki untuk menemukan sesuatu,” kata pejabat itu, yang berbicara dalam kondisi anonim, semalam (19/3/2014).
Peneliti FBI membantu tim investigasi untuk menyelidiki hilangnya pesawat MH370 sejak 13 hari lalu. Personil dari Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) AS dan Federal Aviation Administration (FAA) juga membantu untuk melacak pesawat jenis Boeing 777 itu.
”Kami telah memberikan kontribusi sejumlah besar sumber daya dan aset untuk mencari pesawat dan melakukan penyelidikan tentang apa yang terjadi,” kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney. ”NTSB dan FAA merupakan penghubung utama dengan Pemerintah Malaysia , tetapi FBI juga membantu dalam penyelidikan.”
(mas)