Tentara Israel tembak mati remaja Palestina
Kamis, 20 Maret 2014 - 03:57 WIB
Tentara Israel tembak mati remaja Palestina
A
A
A
Sindonews.com – Pasukan Israel menembak mati seorang remaja Palestina di Distrik Hebron, Tebi Barat, Rabu (19/3/2014). Korban diidentifikasi sebagai Yousef Nayif Yousef Shawamrah Abu Akar (15), dari desa Deir al-Asal al-Fauqa, sebelah selatan Hebron.
Seperti dilaporkan kantor berita Maan News, Akar ditembak mati ketika berusaha untuk menyeberangi tembok pemisah wilayah Palestina-Israel di dekat daerah al-Ramadin. “Pasukan Israel tidak melepaskan tembakan peringatan sebelum menembaknya,” kata sebuah sumber pada Maan News.
Menurut saksi mata, Akar sedah mencari tanaman pangan, ketika ia ditembak. Namun, tentara Israel menyatakan, bahwa Akar dan dua orang lainnya telah merusak pagar keamanan.
"Tiga tersangka menyabotase pagar keamanan di Deir al-Asal Atachta dan tentara di tempat kejadian memerintahkan mereka untuk menjauhkan diri dan melepaskan tembakan peringatan ke udara," kata seorang juru bicara militer Israel .
"Setelah semua upaya dilakukan, tentara baru melepaskan tembakan mematikan,” lanjut juru bicara itu. Korban dievakuasi ke sebuah rumah sakit Israel, di mana ia meninggal akibat luka-lukanya .
Akar adalah korban tewas terbaru di pihak Palestina setelah dilangsungkannya perundingan damai Palestina-Israel pada Juli 2013. Menurut Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), pasukan Israel telah menewaskan 56 warga Palestina dan melukai 897 sejak dimulainya perundingan damai itu.
"Pelanggaran Israel terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia terus berlanjut. Dibanding menunjukkan niat baik selama periode ini, Israel justru telah melakukan sebaliknya, dengan tujuan menggelincirkan upaya perdamaian AS yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Kerry," kata sebuah pernyataan PLO.
Seperti dilaporkan kantor berita Maan News, Akar ditembak mati ketika berusaha untuk menyeberangi tembok pemisah wilayah Palestina-Israel di dekat daerah al-Ramadin. “Pasukan Israel tidak melepaskan tembakan peringatan sebelum menembaknya,” kata sebuah sumber pada Maan News.
Menurut saksi mata, Akar sedah mencari tanaman pangan, ketika ia ditembak. Namun, tentara Israel menyatakan, bahwa Akar dan dua orang lainnya telah merusak pagar keamanan.
"Tiga tersangka menyabotase pagar keamanan di Deir al-Asal Atachta dan tentara di tempat kejadian memerintahkan mereka untuk menjauhkan diri dan melepaskan tembakan peringatan ke udara," kata seorang juru bicara militer Israel .
"Setelah semua upaya dilakukan, tentara baru melepaskan tembakan mematikan,” lanjut juru bicara itu. Korban dievakuasi ke sebuah rumah sakit Israel, di mana ia meninggal akibat luka-lukanya .
Akar adalah korban tewas terbaru di pihak Palestina setelah dilangsungkannya perundingan damai Palestina-Israel pada Juli 2013. Menurut Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), pasukan Israel telah menewaskan 56 warga Palestina dan melukai 897 sejak dimulainya perundingan damai itu.
"Pelanggaran Israel terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia terus berlanjut. Dibanding menunjukkan niat baik selama periode ini, Israel justru telah melakukan sebaliknya, dengan tujuan menggelincirkan upaya perdamaian AS yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Kerry," kata sebuah pernyataan PLO.
(esn)