Belum ditemukan jejak MH370 masuki wilayah China
Rabu, 19 Maret 2014 - 22:10 WIB
Belum ditemukan jejak MH370 masuki wilayah China
A
A
A
Sindonews.com – Hingga hari ke 12, belum ditemukan jejak pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 memasuki wilayah China. Demikian diungkapkan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Hong Lei.
"Dengan wilayah yang luas, pekerjaan pencarian untuk mencari pesawat tersebut masih dalam proses," kata Lei. Dia juga mengatakan, data radar dan data satelit sedang diperiksa secara rinci, sesuai dengan permintaan pihak Malaysia.
"China telah berbagi data satelit dengan Malaysia atas permintaan pihak Malaysia. China akan memberikan informasi lebih lanjut ketika data benar-benar sudah diverifikasi,” Lei menambahkan, seperti dilansir Xinhua, Rabu (19/3/2014).
Pemerintah China juga sudah menyampaian pesan kepada Malaysia mengenai keluarga korban. "China telah berulang kali meminta pihak Malaysia untuk mengurus keluarga penumpang dan menanggapi keprihatinan yang wajar,” ungkap Lei.
pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370, sebuah pesawat Boeing 777-200, yang membawa 227 penumpang dan 12 awak perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing , secara misterius menghilang dari radar pada 8 Maret.
"Dengan wilayah yang luas, pekerjaan pencarian untuk mencari pesawat tersebut masih dalam proses," kata Lei. Dia juga mengatakan, data radar dan data satelit sedang diperiksa secara rinci, sesuai dengan permintaan pihak Malaysia.
"China telah berbagi data satelit dengan Malaysia atas permintaan pihak Malaysia. China akan memberikan informasi lebih lanjut ketika data benar-benar sudah diverifikasi,” Lei menambahkan, seperti dilansir Xinhua, Rabu (19/3/2014).
Pemerintah China juga sudah menyampaian pesan kepada Malaysia mengenai keluarga korban. "China telah berulang kali meminta pihak Malaysia untuk mengurus keluarga penumpang dan menanggapi keprihatinan yang wajar,” ungkap Lei.
pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370, sebuah pesawat Boeing 777-200, yang membawa 227 penumpang dan 12 awak perjalanan dari Kuala Lumpur ke Beijing , secara misterius menghilang dari radar pada 8 Maret.
(esn)