Ada pesawat jumbo, radar Maladewa tak deteksi MH370
Rabu, 19 Maret 2014 - 13:50 WIB
Ada pesawat jumbo, radar Maladewa tak deteksi MH370
A
A
A
Sindonews.com –Klaim warga Maladewa soal penampakan pesawat jumbo yang terbang rendah saat pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 hilang misterius sedang diselidiki polisi. Namun, radar militer negara itu tidak mendeteksi adanya pesawat Malaysia yang melintas.
”Selanjutnya untuk pemantauan yang dilakukan sejauh ini, radar militer tidak mendeteksi jejak pesawat yang hilang,” kata pihak Angkatan Pertahanan Nasional Maladewa (MNDF) dalam sebuah pernyataan yang dirilis di situs Departemen Luar Negeri Maladewa, Rabu (19/3/2014).
Saksi mata yang dikutip kantor berita Haveeru, mengatakan, ada pesawat jumbo terbang sangat rendah di wilayah Kuda Huvadhoo pada 8 Maret 2014 pukul 06.15. Pada tanggal itulah, pesawat MAS MH370 juga lenyap misterius setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur.
Saksi mata juga mengklaim bahwa pesawat terlihat sedang melakukan perjalanan menuju ujung selatan Maladewa. ”Saya belum pernah melihat sebuah pesawat terbang sangat rendah di atas pulau kami sebelumnya. Kami telah melihat pesawat amfibi, tapi saya yakin bahwa itu bukan salah satu dari mereka (pesawat amfibi). Saya bahkan bisa melihat pintu di pesawat itu dengan jelas,” tulis media Maladewa itu dalam situsnya mengutip pengakuan saksi mata.
Wartawan Haveeru, Farah Ahmed mengatakan beberapa saksi juga memberikan pernyataan yang sama. ”Orang-orang ini pertama kali mendengar suara sangat keras dari pesawat yang terbang sangat rendah dan mereka keluar untuk melihatnya,” kata Ahmed melalui saluran telepon dari Ibukota Male, Maladewa.
Kendati radar militer Maladewa tidak mendeteksi adanya pesawat Malaysia yang melintas, namun kepolisian negara itu tetap menyelidiki adanya penampakan pesawat jumbo tersebut.
”Polisi menyelidki laporan di media yang mengatakan bahwa sebuah pesawat yang terbang rendah itu terlihat di atas Kuda Huvadhoo,” bunyi pernyataan Kepolisi Maladewa.
”Selanjutnya untuk pemantauan yang dilakukan sejauh ini, radar militer tidak mendeteksi jejak pesawat yang hilang,” kata pihak Angkatan Pertahanan Nasional Maladewa (MNDF) dalam sebuah pernyataan yang dirilis di situs Departemen Luar Negeri Maladewa, Rabu (19/3/2014).
Saksi mata yang dikutip kantor berita Haveeru, mengatakan, ada pesawat jumbo terbang sangat rendah di wilayah Kuda Huvadhoo pada 8 Maret 2014 pukul 06.15. Pada tanggal itulah, pesawat MAS MH370 juga lenyap misterius setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur.
Saksi mata juga mengklaim bahwa pesawat terlihat sedang melakukan perjalanan menuju ujung selatan Maladewa. ”Saya belum pernah melihat sebuah pesawat terbang sangat rendah di atas pulau kami sebelumnya. Kami telah melihat pesawat amfibi, tapi saya yakin bahwa itu bukan salah satu dari mereka (pesawat amfibi). Saya bahkan bisa melihat pintu di pesawat itu dengan jelas,” tulis media Maladewa itu dalam situsnya mengutip pengakuan saksi mata.
Wartawan Haveeru, Farah Ahmed mengatakan beberapa saksi juga memberikan pernyataan yang sama. ”Orang-orang ini pertama kali mendengar suara sangat keras dari pesawat yang terbang sangat rendah dan mereka keluar untuk melihatnya,” kata Ahmed melalui saluran telepon dari Ibukota Male, Maladewa.
Kendati radar militer Maladewa tidak mendeteksi adanya pesawat Malaysia yang melintas, namun kepolisian negara itu tetap menyelidiki adanya penampakan pesawat jumbo tersebut.
”Polisi menyelidki laporan di media yang mengatakan bahwa sebuah pesawat yang terbang rendah itu terlihat di atas Kuda Huvadhoo,” bunyi pernyataan Kepolisi Maladewa.
(mas)