Saat MH370 hilang, pesawat jumbo terbang rendah di Maladewa
Rabu, 19 Maret 2014 - 11:15 WIB
Saat MH370 hilang, pesawat jumbo terbang rendah di Maladewa
A
A
A
Sindonews.com – Kesaksian baru muncul sejak pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 lenyap misterius, 12 hari lalu. Seorang saksi mata di Maladewa mengklaim melihat pesawat besar terbang rendah pada hari yang sama saat pesawat MAS MH370 lenyap.
“Saksi mata Maladewa melihat pesawat jumbo terbang rendah sekitar pukul 06.15 pada tanggal 8 Maret 2014, hari di mana pesawat Malaysia menghilang,” tulis Telegraph, semalam (18/3/2014).
Saksi yang menolak diidentifikasi itu juga mengatakan kepada kantor berita Haveeru, bahwa pesawat terbang ke arah selatan.
”Saya belum pernah melihat sebuah pesawat terbang sangat rendah di atas pulau kami sebelumnya. Kami telah melihat pesawat amfibi, tapi saya yakin bahwa itu bukan salah satu dari itu (pesawat amfibi). Saya bahkan bisa melihat pintu pesawat itu dengan jelas,” ucap saksi mata itu.
”Ini bukan hanya saya saja yang melihat. Beberapa warga lain juga melihat hal yang sama persis. Beberapa orang keluar dari rumah mereka untuk melihat apa yang menyebabkan kebisingan di luar,” imbuh dia. Menteri Transportasi Malaysia, Hishamuddin Hussein menyatakan, semua kemungkinan bisa terjadi dengan pesawat itu. Menurutnya, fokus Malaysia saat ini adalah menemukan pesawat yang membawa 239 orang tersebut.
“Saksi mata Maladewa melihat pesawat jumbo terbang rendah sekitar pukul 06.15 pada tanggal 8 Maret 2014, hari di mana pesawat Malaysia menghilang,” tulis Telegraph, semalam (18/3/2014).
Saksi yang menolak diidentifikasi itu juga mengatakan kepada kantor berita Haveeru, bahwa pesawat terbang ke arah selatan.
”Saya belum pernah melihat sebuah pesawat terbang sangat rendah di atas pulau kami sebelumnya. Kami telah melihat pesawat amfibi, tapi saya yakin bahwa itu bukan salah satu dari itu (pesawat amfibi). Saya bahkan bisa melihat pintu pesawat itu dengan jelas,” ucap saksi mata itu.
”Ini bukan hanya saya saja yang melihat. Beberapa warga lain juga melihat hal yang sama persis. Beberapa orang keluar dari rumah mereka untuk melihat apa yang menyebabkan kebisingan di luar,” imbuh dia. Menteri Transportasi Malaysia, Hishamuddin Hussein menyatakan, semua kemungkinan bisa terjadi dengan pesawat itu. Menurutnya, fokus Malaysia saat ini adalah menemukan pesawat yang membawa 239 orang tersebut.
(mas)